Alumni Muda UNM Dorong Alumninya Jadi Rektor

0
FOTO: Aktivis Muda alumni UNM Maulana
FOTO: Aktivis Muda alumni UNM Maulana

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali akan bergulir untuk periode 2026–2030 menyusul berakhirnya masa jabatan kepemimpinan sebelumnya.

Senat UNM saat ini telah membentuk panitia penjaringan dan penyaringan untuk mempersiapkan tahapan pendaftaran serta regulasi teknis pemilihan.

Adapun panitia penjaringan dan penyaringan oleh Senat Universitas Negeri Makassar untuk masa bakti 2026–2030 juga telah terbentuk.

Advertisement

Sejumlah nama akademisi mulai menyatakan kesiapan untuk maju mendaftar sebagai bakal calon rektor. Diantaranya, Mantan Dekan FIKK, Prof. Asmyati, Dekan FMIPA Prof. Suwardi Annas, WR 1 UNM Prof. Aslinda, WR 3 UNM, Dr. Arifin Manggau. Selain itu, Dua nama santer terdengar ingin maju adalah Prof. Eko dan Prof. Jufri.

Panitia pemilihan terus mematangkan jadwal tahapan dan pengesahan peraturan senat.

Menanggapi derasnya dinamika pemilihan Rektor UNM, Aktivis Muda alumni UNM Maulana memberi pandangan prihal dinamika yang sedang terjadi. Menurutnya,
Sebagai alumni dan mantan pengurus LK UNM menyerukan agar para calon rektor ini baiknya datang dari para alumni unm sendiri.

“Saya berpendapat bahwa karena merekalah yang paling paham kultur di kampus orange tercinta, Kalau alumni ya mereka tinggal melanjutkan dan paham betul terhadap kondisi kampus orange dan paham betul tentang karakter keluarga besar UNM,” ujar Maulana kepada media, Jumat (21/8/2026)

“Yang paling tidak dengan hastag SAYA UNM sudah bisa mencerminkan bahwa civitas UNM butuh pemimpin dari rahim unm sendiri bukan malah dari luar yang tidak paham tentang UNM,” katanya dengan tegas.

Lebih lanjut, Mantan pentolan Ketua Laskar Merah Putih Kota Makassar ini memberi peringatan keras tentang pentingnya alumni yang menjadi pimpinan tertinggi di UNM.

“Takutnya riak riak itu akan muncul kalau bukan dari alumni unm dan mengertilah kalian yang berambisi yang bukan alumni, treck record dipertanyakan, apalgi pindahan dari kampus lain baru ingin sekali menjadi rektor. Dalam falsafah sulawesi, perlu diingatkan semboyan ISSENGI ALE’MU”. Tegasnya. (*)

Advertisement