
MAKASSAR – Fauziah Zulfitri, PCC menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (IKA Alumni UI) Sulawesi Selatan. Pemilihan ketua akan digelar melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 17 Oktober 2026 di Hotel Romedo, Makassar.
Fauziah merupakan alumni Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi, angkatan 1994. Perempuan kelahiran Makassar ini memiliki membangun perjalanan profesionalnya di bidang human resources, manajemen strategis, kepemimpinan, dan pengembangan organisasi.
Karier profesionalnya dimulai di Jakarta pada 1999. Fauziah mengawali kiprahnya di lingkungan media, antara lain di Majalah Tempo dan Koran Tempo, sebelum kemudian kembali ke Makassar pada 2010.
Setelah kembali ke Makassar, Fauziah dipercaya sebagai General Manager (GM) Trans Studio Makassar. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan profesionalnya sebelum kemudian semakin fokus pada pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan, dan transformasi organisasi.
Fauziah saat ini merupakan Founder Insight Indonesia, Leadership Coach, Executive Mentor, fasilitator, sekaligus mantan corporate director. Ia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang HR dan manajemen strategis serta lebih dari 13 tahun dalam professional coaching.
Salah satu highlight perjalanan profesional Fauziah adalah membangun Insight Indonesia, konsultan sumber daya manusia yang berbasis di Makassar dan kemudian berkembang dengan kiprah di tingkat nasional.
Melalui Insight Indonesia, Fauziah mendampingi berbagai organisasi dalam pengembangan kepemimpinan, people management, transformasi organisasi, executive coaching, mentoring, hingga penguatan budaya kerja.
Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Fauziah untuk menawarkan gagasan penguatan IKA Alumni UI Sulsel sebagai jejaring profesional yang tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga mampu menghasilkan kolaborasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan Sulawesi Selatan.
“Saya siap maju dan berkontribusi untuk IKA Alumni UI Sulsel. Bagi saya, ini bukan sekadar soal pencalonan, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun organisasi alumni yang semakin solid, aktif, dan memberikan manfaat,” kata Fauziah kepada wartawan, Senin (5/10).
Ia berharap pelaksanaan Muswil nantinya berlangsung sukses, demokratis, penuh kekeluargaan, serta menjadi momentum bersama untuk menentukan arah IKA Alumni UI Sulsel ke depan.
“Saya berharap Muswil berjalan sukses dan menjadi ruang bersama bagi seluruh alumni untuk memperkuat silaturahmi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi Sulawesi Selatan. Tentu saya mohon doa, dukungan, dan kepercayaan dari seluruh alumni,” ujarnya.
Sebagai alumni Fakultas Psikologi UI, Fauziah banyak berkecimpung dalam pengembangan manusia dan organisasi. Latar belakang akademiknya kemudian dipadukan dengan pengalaman panjang di dunia korporasi, manajemen strategis, serta professional coaching.
Menurut Fauziah, alumni UI memiliki potensi besar berupa kapasitas intelektual, pengalaman profesional, jaringan, serta gagasan yang dapat dikonsolidasikan menjadi kekuatan bersama.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menyatukan potensi alumni. Kita punya banyak alumni dengan keahlian, pengalaman, dan jejaring yang luar biasa. Kalau dikolaborasikan dengan baik, saya yakin kontribusinya akan jauh lebih besar,” jelasnya.
Fauziah juga membawa pengalaman membangun karier dari Jakarta hingga kembali ke Makassar dan mengembangkan usaha berbasis sumber daya manusia yang kemudian berkiprah secara nasional.
Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa talenta dan gagasan dari daerah memiliki ruang untuk tumbuh dan memberikan kontribusi di tingkat nasional.
Jika mendapat amanah, Fauziah ingin mendorong IKA Alumni UI Sulsel menjadi organisasi yang lebih aktif, inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak.
Fokusnya antara lain memperkuat jejaring antaralumni, membuka ruang kolaborasi profesional, memberikan perhatian terhadap pengembangan alumni muda, serta mendorong kontribusi alumni UI terhadap berbagai peluang pembangunan di Sulawesi Selatan.
Fauziah mengusung semangat “Alumni Bersatu, Berjejaring, Berdampak untuk Sulawesi Selatan.”
Semangat tersebut menjadi landasan gagasannya untuk menjadikan jejaring alumni sebagai kekuatan yang produktif, memperkuat kolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah. (**)
























