Penyataan Wakil Ketua Kesbang dan Bela Negara Karang Taruna Sulsel Menyikapi Isu Aksi di Hari Ultah OPM

0
FOTO: Wakil ketua Kesbang dan Bela Negara Karang Taruna Sul-Sel Muhammad Zulkifli, ST., MM
FOTO: Wakil ketua Kesbang dan Bela Negara Karang Taruna Sul-Sel Muhammad Zulkifli, ST., MM

LEGION NEWS.COM, MAKASSAR – Dalam rangka mengantisipasi Aksi dukungan kepada kelompok Papua Pro-Referendum dengan Label KST (Kelompok Separatis Papua) yang akan merayakan Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka atau OPM pada tanggal 1 Desember 2021, maka dari kota Makasar center point indonesia saya Muhammad Zulkifli, ST., MM selaku Ketua Brigade Muslim Indonesia, sekaligus sebagai wakil ketua Kesbang dan Bela Negara Karang Taruna Sul-Sel, Ingin menghimbau dan mengingatkan beberapa hal bahwa:

  1. Sampai kapanpun Papua adalah bagian dari NKRI yg tdk dpt dipisahkan.
  2. Meminta kepada seluruh Ormas Nasional maupun Agama untuk turut serta melakukan aksi Bela Negara dengan cara bersinergi dengan Aparat TNI & POLRI untuk membubarkan & menghalau seluruh Aksi-Aksi yang mengarah kepada dukungan kelompok Pro-Referendum Teroris Separatis Papua dimanapun berada.
  3. Menghimbau kepada Saudara-saudaraku Orang Asli Papua (OAP) yg sementara Kuliah menuntut Ilmu di Kota tempat Studi di seluruh Indonesia, termasuk Sul-sel & khususnya diKota Makasar untuk lebih fokus Belajar menuntut ilmu dan mencari pengalaman di kota studi sehingga kelak dapat kembali ke Papua untuk membangun Daerah menjadi lebih baik dan berkembang Pesat.
  4. Menghimbau kepada Saudara-saudaraku Orang Asli Papua (OAP) di seluruh kota tempat Studi untuk tdk terpengaruh HOAX & Ajakan sesat kelompok OPM untuk turun kejalan melakukan aksi Dukungan Pro-Referendum.

BMI; bahwa bila ada kelompok yang dengan alasan kebebasan berpendapat, melakukan Aksi untuk mendukung gerakan Pro-Referendum Separatis Teroris Papua merdeka atau mendukung Aksi Radikalis dan Teroris lainnya yang jelas jelas bertujuan untuk merongrong keutuhan NKRI, maka saya mengajak seluruh Masyarakat di seluruh Indonesia yang merasa Cinta NKRI untuk bersama-sama secara tegas mengatakan bahwa kita juga punya Hak untuk turun menghalau mereka, karena kita adalah Rakyat Indonesia yang punya kewajiban untuk Bela Negara. (rilis)

Advertisement