LEGIONNEWS.COM|PROBOLINGGO, – Sebuah kapal penangkap ikan bernama Gracias yang berbasis di Tanjung Perak hangus terbakar saat sedang bersandar di Pelabuhan Perikanan Mayangan, Kota Probolinggo. Senin (20/4/2026). Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar dan para nelayan yang sedang beraktivitas di kawasan tersebut.
Api diketahui mulai membumbung tinggi sekira pukul 15.00 WIB. Titik api awal terlihat menyambar di bagian buritan (bagian belakang) dan anjungan (ruang kemudi) kapal. Karena diduga kuat terdapat bahan yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan memuntahkan asap hitam tebal yang bisa terlihat dari jarak jauh, menciptakan kepanikan di lingkungan pelabuhan.
Merespons situasi darurat tersebut, tim Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Probolinggo segera dikerahkan. Total sebanyak empat unit mobil pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air untuk mencegah api menjalar ke kapal lain yang berada di sekitarnya. Upaya keras tim penanggulangan bencana membuahkan hasil. Api kemudian berhasil dikendalikan dan padam total sekira pukul 15.35 WIB atau dalam waktu sekitar 35 menit.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi kapal kini mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian buritan dan anjungan. Namun, kabar baik datang dari aspek keselamatan, dimana dalam insiden itu tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka. Seluruh awak kapal diketahui sedang tidak berada di atas kapal atau berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih mendalami kronologi kejadian. Berbagai instansi gabungan, meliputi Kepolisian Perairan Mayangan, TNI AL, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, serta Syahbandar Probolinggo, masih melakukan penyelidikan. Penyebab pasti dari kebakaran ini serta estimasi nilai kerugian material masih menjadi dugaan sementara dan belum bisa dipastikan secara resmi.
Pewarta: Agung Ch

























