Tanam Pohon untuk Masa Depan, Taruna Ikrar Kampanyekan Penghijauan Nasional di Danau Toba

0
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar lakukan penanaman pohon di taman sekitar Danau Toba
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar lakukan penanaman pohon di taman sekitar Danau Toba

LEGION NEWS || MEDAN – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, terus menunjukkan komitmennya terhadap gerakan penghijauan nasional melalui kampanye “Tanam Sejuta Pohon untuk Indonesia”.

Komitmen tersebut kembali digelorakan saat kunjungan kerja di kawasan pesisir Danau Toba, Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan itu, Taruna Ikrar didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan BPOM RI, dr. Elfi Ikrar. Keduanya turut melakukan penanaman pohon bersama masyarakat setempat sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Advertisement

Penilihan kawasan Danau Toba dinilai memiliki nilai strategis karena merupakan salah satu kawasan wisata prioritas nasional sekaligus ekosistem penting yang perlu dijaga keberlanjutannya.

 

Berbagai jenis pohon ditanam dalam kegiatan tersebut, mulai dari tanaman pelindung hingga tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis bagi masyarakat. Salah satu tanaman yang menjadi perhatian adalah pohon durian yang dinilai cocok dikembangkan di kawasan tersebut.

“Menanam pohon adalah menanam kehidupan. Kita ingin Indonesia tidak hanya maju dalam sektor ekonomi dan kesehatan, tetapi juga menjadi bangsa yang peduli terhadap kelestarian alam. Gerakan sejuta pohon ini adalah gerakan moral dan gerakan peradaban,” ujar Taruna Ikrar.

Ia menegaskan bahwa kerusakan lingkungan dan perubahan iklim memiliki dampak langsung terhadap kualitas kesehatan masyarakat. Karena itu, pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian alam.

“Kalau satu orang menanam satu pohon dan menjaganya dengan tulus, maka kita sedang membangun harapan baru bagi generasi mendatang. Indonesia membutuhkan oksigen, membutuhkan ruang hijau, dan membutuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga bumi,” katanya.

Taruna Ikrar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari generasi muda, komunitas lokal, pemerintah daerah hingga dunia usaha untuk menjadikan budaya menanam pohon sebagai gerakan nasional yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum edukasi lingkungan kepada masyarakat dan generasi muda agar lebih aktif menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama terhadap masa depan bangsa.

Advertisement