Relawan CakraBuana dan HMS FT UMI, Kubur Jasad Tanpa Indentitas Korban Banjir Masamba

Advertisement

MASAMBA, Legion News– Pasca banjir bandang Senin, 13 Juli 2020 lalu banyak menyisahkan korban jiwa dan material bagi warga di Luwu utara. Kini warga dan relawan bahu membahu membangun dan menata kawasan berdampak bencana adapun kegiatan kerja-kerja membangun insfraktruktur dan terlebih hal yang terpenting masih di lakukan pencarian korban yang meninggal pasca banjir bandang tersebut.

Sebut saja Relawan CAKRABUANA dan HMS FT UMI yang lebih fokus dalam pencarian korban yang belum ditemukan di area pelosok pedesaan di kabupaten Luwu utara. Sabtu,(18/7/2020).

Pada hari Jumat, 17 Juli 2020 Tim CakraBuana dan HMS FT UMI Telah mengevakuasi  korban banjir yang ditemukan dalam keadaan meninggal dan dilakukan pemakaman terhadap jasad warga Rada Luwu utara tersebut, jasad tersebut dari rumah sakit dilakukan pemakaman dilokasi yang telah ditentukan yaitu Dusun Kamiri, Desa Kamiri, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu utara.

Menurut Jamil, Ketua CakraBuana Pecinta Alam Cakrabuana Fakultas Teknik UMI Makassar, bahwa “Pemakan tersebut dilaksanakan kemarin hari Jumat, 17 Juli 2020 Jasad perempuan tak berindetitas ini di evakuasi dari daerah Ra’da Luwu utara ke rumah sakit kemudian di kuburkan oleh teman-teman di lokasi yang telah ditentukan seperti yang telah kami sampaikan diawal.

Advertisement
Relawan Pecinta Alam Cakrabuana Fakultas Teknik UMI Makassar, Lakukan giat bersih di kawasan terdampak banjir

“Menurut Jamil salah satu penyebab mereka membantu petugas untuk memakamkan jenazah tanpa identitas diri. karena selain kurangnya personil yang bertugas untuk memakamkan. Juga karena informasinya bahwa mayat yang di telah di evakuasi ke rumah sakit harus segera di makamkan paling lambat jam 5 sore. Kata Jamil

Saat ini jumlah personil anak Cakrabuana dan Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang berada di lokasi adalah sekitar 25 orang mereka akan bertugas di sana sejak. Kamis, 16 juli 2020 hingga hari kamis di depan nanti”, Jelas Jamil.

Jamil, menyampaikan bahwa selain mereka butuh pasokan makanan saat ini korban sangat membutuhkan tenda untuk tinggal sementara, selimut serta obat-obatan dan semoga bantuan itu bisa segera tiba untuk meringankan beban saudara saudara kita. Harap Jamil. (adm)

Advertisement