Penyidik Periksa Bendum dan Kasek KONI Makassar Soal Dana Hibah Rp15 Miliar

0
FOTO: Ruang Kantor Kejaksaan Negeri Makassar. (Dok. LN)
FOTO: Ruang Kantor Kejaksaan Negeri Makassar. (Dok. LN)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Kejaksaan Negeri (Kejari) memeriksa dua orang pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar.

Mereka diantaranya Christopher Cados, Bendahara umum (Bendum) dan seorang lainnya bernama Ali Tofan.

Dari informasi yang dihimpun awak media, Ali Tofan adalah Kepala Sekertariat (Kasek) KONI Makassar. Dia bersama Christopher saat ini tengah menjalani pemeriksaaan dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Makassar senilai Rp 35 miliar yang bersumber dari APBD perubahan 2025.

Advertisement

Terkait terperiksanya dua pengurus KONI, Kasi Intel Kejari Makassar Sulfikar, Membenarkan hal itu.

Saat ditemui awak media diruang kerjanya, Sulfikar menyebutkan pihaknya telah memanggil 3 orang pengurus KONI Makassar. Namun dari 3 saksi yang dipanggil hanya 2 orang yang menghadiri panggilan penyidik.

“Yang dipanggil ada 3, Yang hadir 2. Keduanya tengah dalam pemeriksaan penyidik,” ujar Sulfikar, Selasa, (4/8/2026)

“Dua saksi hari ini telah dimintai keterangan oleh penyidik dari 3 yang dipanggil untuk memberikan keterangan,” lanjut Kasi Intel Kejari Makassar.

Kasi Intel Kejari Makassar itu mengatakan panggilan pemeriksaan berdasarkan Surat Perintah Lidik (Sprinlik).

“Pemanggilan berdasarkan Sprinlik. Pemanggilan untuk membuat terang tindak pidana, Apakah terdapat peristiwa atau perbuatan pidana sebagaimana laporan masyarakat,” tutur Kasi Intel Kejari Makassar itu.

Awak media menanyakan apakah penyidik telah mengantongi hasil audit badan pemeriksaaan keuangan. Kasi Intel Kejari Makassar itu mengatakan pihak belum meminta.

“Hasil audit belum diminta,” singkatnya.

Awak media pun menelusuri salah satu Saksi yang belum hadir dalam pemeriksaan. Informasi yang didapat salah satunya Muhammad Iqbal Djalil alias Ustad Ije.

Untuk diketahui, Ustad Ije adalah mantan Sekertaris KONI Makassar, Dia bersama 8 rekan pengurus mundur dari jabatan dan pengurus KONI Makassar yang dipimpin politisi partai Golkar H. Ismail. (LN)

Advertisement