Mahasiswa KKN-T Unhas Pasang Convex Mirror di Desa Biangloe untuk Tingkatkan Keselamatan Jalan dan Tekan Risiko Kecelakaan

0
FOTO: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa pemasangan convex mirror di Desa Biangloe, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa (28/7/2026).
FOTO: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa pemasangan convex mirror di Desa Biangloe, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa (28/7/2026).

LEGIONNEWS.COM – BANTAENG, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa pemasangan convex mirror di Desa Biangloe, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa, (28/7/2026).

Sebagai upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas di desa biangloe. Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik jalan yang memiliki jarak pandang terbatas (blind spot) dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Program kerja individu tersebut berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan adanya sejumlah titik rawan bagi pengendara, terutama pada tikungan dan ruas jalan dengan visibilitas terbatas. Melalui pemasangan convex mirror, mahasiswa berharap pengendara dapat melihat kendaraan dari arah berlawanan sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan”

Advertisement

Sebelum pelaksanaan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan survei lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar penempatan fasilitas keselamatan dilakukan secara tepat. Program ini juga telah mendapat persetujuan dari Kepala Desa Biangloe, Bapak Muhammad Amin Rais, S.IP., M.AP., serta Sekretaris Desa Biangloe, Bapak Rahim, S.E.

Warga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN-T Unhas yang menghadirkan program bermanfaat bagi pengguna jalan. Ia menilai pemasangan convex mirror dapat mendukung upaya pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna jalan.

“Kami sangat bersyukur karena dengan adanya cermin cembung di tikungan ini, kami merasa lebih aman saat melintas,” ungkapnya.

Program ini mendapat dukungan pemerintah desa dan masyarakat karena dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain menjadi fasilitas penunjang keselamatan,
mahasiswa juga berharap convex mirror menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. (*)

Advertisement