JAKARTA – Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo, mengapresiasi ketegasan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan peringatan keras kepada jajaran pemerintah agar tidak menyampaikan laporan palsu atau laporan yang hanya dibuat untuk menyenangkan pimpinan.
Menurut Anshar, sikap tegas Presiden tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan jalannya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis pada data serta kondisi yang sebenarnya di lapangan.
“Ketegasan Presiden Prabowo sangat tepat. Dalam menjalankan pemerintahan, laporan yang disampaikan harus berdasarkan fakta dan kondisi riil, bukan laporan yang dibuat hanya untuk menyenangkan pimpinan,” ujar Anshar dalam keterangannya, Kamis, (12/03).
Ia menilai, budaya laporan yang tidak sesuai fakta berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan kebijakan. Karena itu, Anshar meminta agar peringatan Presiden tersebut juga diikuti dengan evaluasi terhadap jajaran pemerintahan yang terbukti tidak menyampaikan laporan secara jujur.
“Jika ditemukan ada pejabat atau jajaran yang menyampaikan laporan tidak sesuai fakta, maka perlu dilakukan evaluasi. Pemerintahan yang kuat harus dibangun di atas kejujuran dan integritas,” tegasnya.
Anshar juga menilai langkah Presiden dalam memperkuat tata kelola pengelolaan aset negara, termasuk melalui lembaga pengelola dana kekayaan negara seperti Danantara, merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Ia berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat menjadikan pesan Presiden sebagai pengingat untuk bekerja secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan setiap laporan kepada pimpinan negara.

























