
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Warga di Kecamatan Manggala, Kota Makassar menjadi korban penipuan pesanan parcel untuk hari raya idulfitri.
Korbannya, Muh Wirabuana, pengusaha parcel di kecamatan Manggala. Kepada media Rabu malam (18/3) menjelaskan awal penipuan itu.
“Ada pemesanan parcel ke tempat kami, parcel yang dipesan harga per parcelnya bervariasi,” ujar Wirabuana kepada media.
Dari kasus penipuan pesan parcel itu, Wirabuana mengalami kerugian capai Rp 15.378.000.
Selain itu ia uang tunai senilai Rp 11 juta.
“Saya mengalami kerugian untuk di parcel sekitar 15 juta lebih. Sedangkan uang tunai Rp 10 juta,” ucapnya menjelaskan.
Dijelaskannya modus penipuan pelaku mengirim bukti transfer palsu. Dirinya menyadari setelah pelaku pada sore harinya memesan parcel kepada korban.
“Pelaku mengirim bukti transfer uang kepada saya untuk biaya pemesan parcel. Setelah di cek di mutasi mobile banking ternyata tidak ada bukti transfer,” tutur korban.
Pada sore harinya pelaku kembali memesan parcel ke korban (Wirabuana). Korban pun mengiyakan, Sesuai petunjuk pelaku parcel tersebut dikirim ke melalui pengiriman ojek online di jalan Datu Museng, Makassar.
“Sore harinya pelaku kembali memesan parcel ke saya dan saya iakan. Parcel pesanan itu dikirim ke alamat jalan Datu Museng menggunakan ojek online,” katanya.
“Saya pun mengikuti ojek online menuju alamat di maksud, Sesampainya di jalan datu museng persis didepan kick kercs seorang wanita dewasa menerima pesanan parcel itu,” ujar Wirabuana.
Sebelumnya sampai di lokasi titik alamat pesanan parcel, Wirabuana menghubungi rekannya yang juga pengurus Karang Taruna Makassar untuk mengamankan lokasi titik pengiriman parcel.
“Diduga pelaku penipuan setelah diamankan mengaku bahwa dirinya hanya disuruh oleh pacar sang kaka,” ungkap Wirabuana.
Wirabuana mengatakan, Kasus penipuan itu dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini ditangani pihak Polsek Manggala.
“Tadi setelah diamankan pelaku di Polsek Manggala. Ada pengakuan yang bersangkutan bahwa dia melakukan penipuan itu sejak 20 Februari 2026. Saya minta staf ku untuk kembali mengecek pesanan di tanggal tersebut ternyata benar adanya,”
Katanya, Dari penjelasan Polsek Manggala, bahwa pelaku melakukan penipuan karena tersangkut masalah pencurian di tempat ia bekerja sebelumnya. Pelaku diminta mengembalikan uang hasil curiannya itu ditempat dimana ia bekerja sebelumnya.
“Dari penjelasan pihak Polsek Manggala, Pelaku melakukan penipuan pesanan parcel karena sebelumnya dia melakukan pencurian di tempat kerjanya sebelumnya,”
Terpisah Ketua Karang Taruna Makassar, Muhammad Zulkifli mengatakan Wirabuana (Korban) merupakan pengurus organisasi yang ia pimpin saat ini di Kota Makassar.
“Wirabuana ini sekertaris saya di kepengurusan Karang Taruna Makassar. Dia sore tadi melaporkan ke saya telah menjadi korban penipuan,” tutur
Zulkifli secara tegas meminta aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih jauh. Siapa dibelakang wanita pelaku penipuan itu.
“Kalau model penipuan seperti ini tidak berdiri sendiri. Patut diduga wanita ini bagian dari kelompok pasobis. Modus operandinya ada kemiripannya,” katanya.
Dirinya pun berharap agar masyarakat lebih berhati hati. Selama jelang lebaran ini dari para pelaku kejahatan siber. (LN)
























