Hapus Tatto Gratis kembali akan hadir di Sulawesi Barat

0
FOTO: Seorang profesional sedang membersihkan tatto. (Dok via Google)
FOTO: Seorang profesional sedang membersihkan tatto. (Dok via Google)

LEGIONNEWS.COM – POLMAN, Anggota DPRD Polman, Sulawesi Barat, Irfan Pahri Putra.S.Ikom bersama Samaki Selalu Comunity, Lapas Polman dan Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) akan menggelar “Hapus Tatto Gratis”.

Program tersebut akan dilaksanakan di Lapas Kelas II B Kabupaten Polman, Minggu (14/6/2026). Khusus Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Panitia pelaksana kegiatan Irfan Pahri Putra menyampaikan kegiatan hapus tatto gratis nantinya menjadi jalan atau solusi warga binaan yang ingin hijrah.

Advertisement

“Tentunya harapan kita para warga binaan pemasyarakatan bisa berhijrah. Misalkan melaksanakan shalat, mau kerja halal,” ujar Irfan Pahri dalam keterangannya kepada media Kamis (4/6).

Katanya selama ini mereka (WBP) mengatakan tatto di badan menjadi penghalang bagi mereka untuk berwudhu, Serta ada keraguan ingin melamar pekerjaan namun merasa miris.

“Dengan menghapus tatto setelah melaksanakan masa pembinaan di pemasyarakatan [Lapas]. Nantinya para WBP itu benar – benar menjadi manusia baru yang diterima seluruh lapisan masyarakat dan menjadi manusia yang lebih baik berguna dan bermanfaat untuk orang banyak,” katanya.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bapak Irfan Pahri Putra beserta Samaki Selalu Community, Serta Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (MAHTAN) atas kepedulian dan kontribusinya kepada warga binaan kami.” ujar Kalapas Polman.

Katanya, Program hapus tato gratis ini sangat membantu dan memiliki arti yang besar bagi WBP yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk meninggalkan masa lalu, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Sudarno.

Pembina Yayasan Mahtan dr Muh Ihsan Kitta,Sp.OT Mengapresiasi Kegiatan yang akan di laksanakan di dalam Lapas Polman di mana Warga Binaan Pemasyarakatan banyak Yang Memiliki Tatto sehingga dengan Hadirnya Mahtan untuk kegiatan hapus tatto dalam lapas sangat membantu WBP

Semoga kegiatan yang pertama dilaksanakan dapat berlanjut kembali karena hapus tato itu bertahap tidak ada proses sekali langsung hilang semua butuh proses. (*)

Advertisement