Dandim Mimika Kirim Satu Pleton Satgas untuk Kejar OPM Pelaku Penyanderaan 9 Warga Distrik Jila

0
FOTO: Anggota TNI/Polri melaksanakan tugas pengamanan wilayah di daerah pelosok Papua. (Ist)
FOTO: Anggota TNI/Polri melaksanakan tugas pengamanan wilayah di daerah pelosok Papua. (Ist)

LEGIONNEWS.COM – MIMIKA, Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda menyebut telah mengirim satu pleton Satgas untuk mengejar OPM.

“Semoga pengejaran ini ada hasil tetapi butuh kerja keras,” ujarnya.

Dandim juga mengaku sudah berkoordinasi dengan bupati untuk mengatasi masalah ini sesuai permintaan warga Jila.

Advertisement

“Saya sudah sampaikan ke bupati bahwa, masyarakat disana takut untuk berkebun sehingga mereka butuh bantuan bahan makanan,” katanya mengutip tribunpapuatengah.com.

Diketahui, sebanyak 9 gadis didominasi dibawah umur disandera kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (18/8/2026) pukul 13.40 WIT.

Informasi penyanderaan tersebut langsung dilaporkan warga ke Pos Koramil 1710-05/Jila. Dalam laporan tersebut, 11 orang perempuan disandera. Namun, untuk dua orang (Ibu-ibu), satu ditemukan tertembak di bagian perut dengan kondisi meninggal dunia, seorang lainnya dibuang ke jurang dengan kondisi patah kaki.

Adapun identitas 9 gadis yang disendera OPM di antaranya, Namerina Wamang (17), Alin Mesawarol (kelas 6 SD), Nopi Aim (kelas 4 SD), Opinte Mesawaro (kelas 3 SD), Yonita Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18), Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).

Aksi keji dan tidak manusiawi kembali dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Selasa (18/8).

Kelompok bersenjata tersebut nekat menyandera 9 orang perempuan, menembak mati seorang ibu, serta membuang anak korban ke dalam jurang.

Kapolres Mimika, AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, mengonfirmasi laporan aksi kejam tersebut.

Peristiwa bermula saat KKB berusaha memaksakan 11 orang perempuan untuk dibawa masuk ke dalam hutan. Dua orang di antaranya berusaha melawan dan menolak.

Satu korban tewas ditembak di tempat bernama Neregingget Magai (48). Sementara anaknya, IA, dilempar oleh pelaku ke dalam jurang hingga mengalami patah kaki. Adapun 9 perempuan lainnya yang sebagian besar masih berstatus pelajar SD dan remaja, bahkan satu di antaranya dalam kondisi hamil muda berhasil dibawa kabur oleh KKB ke dalam hutan.

Aparat kepolisian Polres Mimika bergerak cepat menindaklanjuti laporan ini. Kendati akses menuju Distrik Jila hanya bisa ditempuh melalui jalur udara, 1 regu personel Batalyon B Brimob Mimika diterjunkan menggunakan helikopter untuk melakukan penebalan pengamanan serta mengejar para pelaku.

Polisi menduga aksi sadis yang dilakukan oleh sekitar 15 anggota KKB ini merupakan kelompok yang sama dengan pelaku penyerangan Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS milik PT Freeport Indonesia pada 17 Agustus 2026 lalu, yang mengakibatkan seorang prajurit TNI gugur. (*)

Advertisement