
LEGIONNEWS.COM – Nama lengkapnya Benaia Manasye Lintjewas ia berdarah Manado, Sulawesi Utara. Namun putra dari pasangan Walian Richard E Lintjewas dan Nyora Anne Manopo ini menghabiskan masa kecilnya di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dihimpun dari berbagai media sosial milik keluarganya, Benaia lahir di rumah sakit Korem Kendari, 26 Juli 2001. Benaia pernah tinggal di Lorong Mekar, Kota Kendari Sulawesi Tenggara.
Dia pernah bersekolah di TK Adhyaksa XII Kendari. Setelah 11 tahun tinggal di Kota Kendari, Benaia beserta keluarganya memutuskan pindah ke Amerika.
Sementara itu, orangtua Benaia dulunya kerap memberi pelayanan keagamaan di desa-desa.
Seperti Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Dukungan keluarga terhadap Benaia sangat besar untuk mencapai impiannya.
“happy birthday, PFC Benaia Manasye Lintjewas, putra terkasih Walian Richard E Lintjewas & nyora Anne Manopo. sehat, sukses & bahagia.” *** tulis akun Facebook Tonny G Tanos.
Kaka ipar Benaia dalam unggahan di media sosial instagram miliknya @bheny.kendari atau Beni, menyebutkan usia Benaia 21 tahun.
Beni mengatakan awalnya Benaia iseng mendaftar, namun Benaia justru mendapat nilai paling tinggi dari serangkaian tes seleksi.
Ia menjelaskan, Benaia memang sudah lumayan lama tinggal di Amerika Serikat, namun tidak memiliki persiapan matang untuk ikut tes seleksi tentara tersebut.
“Dia mendapat kan score tertinggi di angkatannya 97 dari 100 poin,” tutur Beni melalui direct message Instagram.
Kisahnya pun viral di media sosial hingga dibagikan oleh sang kakak ipar.
“Anak Kendari hee.. Ko liat hee.. Barisan depan tentara Amerika. Bangga anak Kendari. Satu-satunya anak Kendari yang jadi tentara Amerika,” tutur @bheny.kendari atau Beni, kakak ipar Benaia dalam video tersebut.
Dalam video Benaia bahkan berada di posisi terdepan. Sang adik ipar itu lulusan US Army Class 2023 di Fort Jackson, South Carolina, Amerika serikat.
Fort Jackson adalah instalasi Angkatan Darat Amerika Serikat, tempat TRADOC beroperasi untuk Pelatihan Tempur Dasar (BCT), dan terletak di dalam kota Columbia, Carolina Selatan.
Instalasi ini dinamai Andrew Jackson, seorang jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat dan presiden ketujuh Amerika Serikat (1829–1837) yang lahir di wilayah perbatasan Karolina Utara dan Selatan. Beni menuturkan sang adik akan ditempatkan bertugas di Fort Lee, di Prince George County, Virginia, Amerika Serikat.
Tempat ini adalah sebuah pos Angkatan Darat Amerika Serikat dan markas besar Komando Dukungan Senjata / Pusat Keberlanjutan Gabungan Angkatan Darat Amerika Serikat, Sekolah Quartermaster Angkatan Darat AS, Sekolah Ordnance Angkatan Darat AS, Sekolah Persenjataan AS.
Dengan begitu, Benaia dipastikan akan pindah kewarganegaraan ke Amerika Serikat. Dia disebut-sebut mendapatkan gaji yang besar sebagai abdi negara di AS.
Putra asli daerah ini lahir di RS Korem Kendari, 26 Juli 2001. Benaia pernah tinggal di Lorong Mekar, Kota Kendari Sulawesi Tenggara.
Dia pernah bersekolah di TK Adhyaksa XII Kendari. Setelah 11 tahun tinggal di Kota Kendari, Benaia beserta keluarganya memutuskan pindah ke Amerika.
Sementara itu, orangtua Benaia dulunya kerap memberi pelayanan keagamaan di desa-desa.
Seperti Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Dukungan keluarga terhadap Benaia sangat besar untuk mencapai impiannya.
Ia juga mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian sang adik yang mampu bersaing dengan warga asing.
“Soal support apapun orang bilang kami bangga, sama Ben dia peringkat 1 diangkatannya. Dia tes dan beruntung,” jelasnya.
Dilansir dari laman goarmy com, gaji tentara AS dihitung berdasarkan formula kombinasi antara pangkat dan masa pengabdian.
Semakin besar pangkatnya, maka akan semakin besar juga gajinya.
Pangkat tentara AS mulai dari golongan E atau Enlisted (Tamtama), W atau Warrant (Bintara Tinggi), O atau Officers (Perwira).
Untuk jabatan paling rendah, E1 alias Private dengan masa jabatan di bawah 2 tahun mendapatkan gaji tahunan sebesar US$ 23.011.
Bila dibagi selama 12 bulan maka per bulannya prajurit dengan jabatan E1 mendapatkan gaji sebesar US$ 1.917 atau sekitar Rp 29,4 juta (dalam kurs Rp 15.300). (*)
























