Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Langkah Transformasi Organisasi

0
FOTO: Dewan Pengurus Pusat Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI Bone) resmi melaksanakan pelantikan pengurus di Aula Kantor DPD RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026).
FOTO: Dewan Pengurus Pusat Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI Bone) resmi melaksanakan pelantikan pengurus di Aula Kantor DPD RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026).

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Dewan Pengurus Pusat Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI Bone) resmi melaksanakan pelantikan pengurus di Aula Kantor DPD RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026).

Mengusung tema “Konsolidasi Gerakan dan Transformasi Kepemimpinan Menuju KEPMI Bone yang Progresif dan Berdampak”, pelantikan ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat soliditas organisasi, menyatukan visi gerakan, serta membangun arah kepemimpinan KEPMI Bone yang lebih progresif dan berorientasi pada dampak nyata.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. dr. M. Ishak Iskandar, M.Kes., MMH., MARS., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan. Turut hadir sejumlah perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone, di antaranya Sekretaris Kesbangpol, Muh. Yusri, S.IP., yang secara langsung melantik pengurus DPP KEPMI Bone. Hadir pula perwakilan Dewan Pembina, para senior dan demisioner pengurus KEPMI Bone, perwakilan DPK/DPC, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Advertisement

Dukungan terhadap kepengurusan baru juga ditunjukkan melalui karangan bunga ucapan selamat dan sukses dari Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Kabupaten Bone sebagai bentuk perhatian terhadap perjalanan dan keberlangsungan organisasi KEPMI Bone.

Pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremoni pengesahan kepengurusan, tetapi benar-benar dirancang sebagai momentum konsolidasi yang melibatkan representasi basis organisasi. Keterlibatan pengurus dari berbagai DPK dan DPC menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kepengurusan DPP. Dengan demikian, kepengurusan yang dilantik tidak hanya merepresentasikan struktur di tingkat pusat, tetapi juga membawa keterwakilan, aspirasi, dan semangat kolektif dari basis-basis organisasi KEPMI Bone.

Sebanyak 18 DPK/DPC menjadi bagian dari kekuatan kepengurusan DPP KEPMI Bone. Keterlibatan tersebut bukan hanya memperkuat representasi wilayah dan komisariat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mengonsolidasikan kembali sejumlah DPK/DPC yang selama ini kurang aktif agar dapat kembali menjalankan roda organisasi secara optimal. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa transformasi KEPMI Bone harus dimulai dengan memperkuat organisasi dari basisnya.

DPP KEPMI Bone berkomitmen mendorong revitalisasi organisasi di tingkat cabang dan komisariat, termasuk melakukan pendampingan serta konsolidasi terhadap kepengurusan yang telah melewati periodesasi. Dengan demikian, seluruh DPK/DPC diharapkan dapat kembali aktif, memperkuat kaderisasi, dan mengambil peran dalam gerakan kolektif KEPMI Bone.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP KEPMI Bone, Muh. Khaidir, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dilantik harus segera bekerja dan tidak terjebak pada kegiatan seremonial semata. Ia menyampaikan adanya sejumlah target organisasi yang harus mulai dituntaskan dalam kurun waktu satu bulan ke depan.

Menurutnya, konsolidasi menjadi agenda prioritas untuk memastikan seluruh unsur kepengurusan memiliki kesamaan visi, pemahaman, dan komitmen dalam menjalankan roda organisasi. Ia juga menekankan bahwa kekuatan KEPMI Bone terletak pada soliditas seluruh DPK/DPC sebagai basis utama gerakan organisasi.

“Pelantikan ini bukanlah garis akhir dari sebuah proses organisasi, melainkan titik awal untuk bekerja dan membuktikan komitmen bersama. Dalam kurun waktu satu bulan ke depan, kita memiliki target yang harus mulai diwujudkan. Karena itu, konsolidasi kepengurusan akan terus kita lakukan agar seluruh elemen dapat bergerak bersama dalam mencapai tujuan organisasi,” tegas Muh. Khaidir.

Ia juga menegaskan bahwa KEPMI Bone harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang progresif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta menghadirkan dampak nyata, baik bagi kader, masyarakat Bone, maupun pembangunan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Bone, Muh. Yusri, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar KEPMI Bone terus menjaga eksistensi dan memperkuat kontribusinya bagi daerah. Ia menekankan pentingnya upaya bersama untuk kembali menghadirkan peran organisasi yang lebih nyata dan berdampak bagi Kabupaten Bone. Menurutnya, KEPMI Bone memiliki ruang dan potensi untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui gagasan, gerakan, serta kontribusi para pelajar dan mahasiswa asal Bone.

Senada dengan hal tersebut, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. dr. M. Ishak Iskandar, M.Kes., MMH., MARS., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, menyampaikan apresiasi terhadap KEPMI Bone yang hingga saat ini tetap eksis dan terus menjaga keberlangsungan organisasinya. Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran organisasi mahasiswa daerah dalam menjaga semangat kebersamaan, membangun kapasitas kader, serta mengambil bagian dalam kehidupan sosial dan pembangunan.

Melalui kepengurusan baru ini, DPP KEPMI Bone berkomitmen menjadikan organisasi sebagai rumah bersama bagi seluruh kader, sekaligus wadah perjuangan yang mampu melahirkan gagasan, gerakan, dan kepemimpinan yang progresif serta berdampak bagi daerah dan bangsa. (*)

Advertisement