
LEGIONNEWS.COM – GOWA, Video viral sekelompok orang berpakaian preman mendatangi salah satu ruangan di kantor Bupati Gowa, Sulawesi Selatan pada Senin (24/8/2026).
“Sekelompok org geruduk ruang bupati gowa, senin 24/8/26,” bunyi terusan di Whatsapp. Beredar Senin.
Belum diketahui penyebab keributan yang disebut sebut ruangan kerja Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang.
Sebelumnya masih di hari yang sama Senin (24/8). Saat digelar apel pagi di halaman kantor bupati Gowa, Salah satu mantan kepala dinas yang diberhentikan melakukan aksinya dengan memerintahkan agar para aparatur sipil negara (ASN) untuk bubar dari kegiatan apel pagi yang dipimpin Bupati Gowa.
Kabupaten dengan sebutan “Butta Sejarah Gowa” itu memanas usai Bupati meng nonaktifkan 16 pejabatnya.
16 pejabat tinggi pratama yang dicopot mendadak masing-masing:
- Sekretaris Kabupaten Andy Azis Peter
- Kadis Perhubungan Agus Harahap
- Inspektur Inspektorat Daerah Syahrul Syahrir
- Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Mahmud
- Kadis Pariwisata Ary Mahdy Aspari
- Kadis Pemuda Olahraga Muh Sahir
- Kdis Perpustakaan Daerah Abidzar
- Kepala Bappeda Sujjadan
- Asisten 3 Setkab Muh Natsir Arif
- Kepala BKPSDM Indra Said
- Kepala Bapenda Indra Wahyudi Yusuf
- Kepala PM-PTSP Indra Setiawan Abbas
- Kadis Pendidikan Taufiq Mursad
- Kadis Perdagangan dan Perindustrian Muh Fajaruddin
- Sekretaris DPRD (Sekwan) Andi Idil Hafid
- Kasatpol PP Umar Madjid
Surat Keputusan (SK) pemberhentian sementara kepada 16 pejabat ini pun sebagian sudah sampai di tangan para pejabat yang dicopot, sebagian lainnya belum memperolehnya.
Dikutip dari pemberitaan, Tiga pejabat yang terkonfirmasi telah menerima SK pemberhentian dari Bupati Gowa adalah Sekretaris DPRD Gowa Andi Idil Hafid, Inspektur Inspektorat Syahrul Syahrir, dan Andy Azis Peter selaku Sekretaris Kabupaten Gowa atau Jabatan Pimpinan Tinggi yang merupakan jabatan karier tertinggi di tingkat kabupaten/kota.
Sejumlah Pejabat Tinggi Pratama saat dikonfirmasi mengatakan telah mendengar kabar pencopotan tersebut, hanya saja mereka belum menerima SK tersebut.
Salah satunya yang dikonfirmasi adalah Kadis Perhubungan Kabupaten Gowa, Agussalim Harahap.
“Saya dengarnya begitu, beredar nama-nama pejabat diberhentikan. Tapi sampai saat ini saya belum melihat apalagi menerima SK itu,” kata Agussalim Harahap kepada berita kota, Jumat sore (21/8/2026).
Pejabat lain yang ikut dinonjobkan adalah camat dan beberapa kepala bidang.
Langkah Bupati Gowa ini pun langsung ramai dibahas jagad maya. Hampir seluruh platform media sosial viral membahasnya, termasuk grup-grup Whatsapp. Kalimat pro kontra dari para warganet pun mengalir bebas. (*)
























