Warga BTP Mengeluh, Sopir Pengangkut Sampah Tagih Iuran, Ambil Alih Peran RT

0
FOTO: Sopir pengangkut sampah menagih iuran ke warga di perumahan Nusa Harapan Permai (NHP), Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. (Keterangan Gambar hasil tangkap layar dari percakapan whatsapp)
FOTO: Sopir pengangkut sampah menagih iuran ke warga di perumahan Nusa Harapan Permai (NHP), Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. (Keterangan Gambar hasil tangkap layar dari percakapan whatsapp)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Warga di Kelurahan Buntusu dibuat resah oleh oknum sopir truk pengangkut sampah yang datang menagih iuran sampah di rumah warga.

Salah satu oknum sopir kendaraan pengangkut sampah milik Pemkot Makassar beroperasi di kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP)

Juna warga setempat mengatakan untuk tagihan retribusi merupakan tugas RT setempat. Bukan sopir pengangkut sampah.

Advertisement

“Sepengetahuan saya, penagihan iuran sampah dilakukan RT setempat. Namun di perumahan NHP iuran sampah dilakukan oleh sopir pengangkut sampah, inikan tentunya tidak sesuai aturan dari pemerintah kota Makassar,” terang Juna kepada media Rabu (25/2).

Juna pun memperlihatkan percakapan grup whatsapp milik warga NHP RT.001/RW.01.

Dari percakapan itu warga menanyakan regulasi terkait dengan penagihan retribusi sampah apakah penagihan langsung oleh sopir pengangkut sampah atau dari pihak RT.

Muh. Risal RT.001- RW.01 Kelurahan Buntusu dalam percakapan WA itu lalu menjelaskan.

“Iye Tabe sebenarnya tidak bisa ki bayar di sopir sampah membayar iurannya karena bukan tugasnya menagih iuran sampah nanti saya sendiri yang menagih untuk iurannya perbulan,” *** tulis Muh. Risal RT.001- RW.01 Kelurahan Buntusu.

Aghyl warga NHP RT.001/RW.01 dalam percakapan whatsapp (WA) itu menyebutkan tagihan iuran sampah dilakukan oleh sopir pengangkut sampah.

“Bukan saya pak RT yang pergi membayar di sopir tapi sopir yang datang menagih…mohon diperjelas dulu bagaimana regulasinya jangan sampai kita double ki membayar..” *** tulis akun WA Aghyl.

Sementara salah satu warga di grup WA itu, Yus mengatakan iuran sampah dibayarkan langsung oleh warga ke sopir pengangkut sampah disebabkan armada truk sampah itu jarang datang di perumahan Nusa Harapan Permai (NHP).

“Tabe pak RT dulu jarang sekali truk sampah sempat jarang sekali datang menjemput sampah sampai sampah berulat, jadi beberapa warga di NHP membayar langsung ke di mobil sampah, setelah itu mereka rajin menjemput sampah kami,” *** tulis Yus.

Warga lainnya, Herman Allo menyampaikan bahwa kartu iuran sampah miliknya diambil oleh sopir pengangkut sampah.

“Malam Pak RT, kartu ku (kartu iuran sampah.red) juga tadi diambil alasannya mau di cek diatas mobil baru kasih kembali ternyata dia bawa ki pulang,” *** tulis Herman Allo. (LN)

Advertisement