Satgas Operasi Damai Cartenz Ciduk Algojo KKB Intan Jaya

0
FOTO: Satgas Operasi Damai Cartenz saat mengamankan dedengkot Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial PP berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti di Kampung Bajemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (25/6) sekitar pukul 14.00 WIT. (Dok Humas Satgas Operasi Damai Cartenz)
FOTO: Satgas Operasi Damai Cartenz saat mengamankan dedengkot Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial PP berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti di Kampung Bajemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (25/6) sekitar pukul 14.00 WIT. (Dok Humas Satgas Operasi Damai Cartenz)

LEGIONNEWS.COM – PAPUA, Satgas Operasi Damai Cartenz kembali menorehkan prestasi gemilang di tanah Papua. Seorang dedengkot Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial PP berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti di Kampung Bajemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (25/6) sekitar pukul 14.00 WIT.

PP bukan sekadar anggota biasa. Berdasarkan catatan hitam kepolisian, pria ini merupakan bagian dari KKB Kodap III D Dulla Intan Jaya yang terkenal sadis.

Penangkapannya menjadi jawaban atas teka-teki kasus penembakan brutal pada 19 Januari 2024 lalu yang menewaskan seorang bhayangkara negara, Briptu Anumerta Alvando Steve Karamoi, saat menjaga Pos Tower Satgas Tindak Intan Jaya.

Advertisement

Teror Berlanjut hingga 2026: Polisi Siapkan Pasal Berlapis!

“Penyidik kini tengah mendalami dugaan kuat keterlibatan PP dalam rentetan insiden berdarah dan gangguan keamanan terbaru sepanjang tahun 2026 ini,” ungkap Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, Jumat (26/6).

Tak main-main, polisi langsung menjerat PP dengan pasal berlapis dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait dugaan pembunuhan berencana. Ancaman hukuman maksimal yang menanti dedengkot KKB ini adalah kurungan 20 tahun penjara, seumur hidup, atau hukuman mati.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, menegaskan tindakan tegas ini adalah bukti komitmen mati-matian aparat dalam menyikat habis para pelaku kekerasan bersenjata demi memulihkan stabilitas keamanan warga Papua. (*)

Advertisement