
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Lukman B Kady dan Andi Armin Toputori ditunjuk selaku panitia dan panitia pengarah musyawarah daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Gelaran Musda ke XI bakal digelar pada akhir bulan Maret 2026 atau sepekan setelah perayaan Idulfitri 1447 H.
Pelaksana tugas (Plt) Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhidin M.Said menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan nuzul quran di sekretariat Golkar Sulaweai Selatan di Jalan Botolempangan, Sabtu pekan (7/3/2026).
Untuk memastikan Musda Golkar Sulsel, Awak media menanyakan hal itu kepada ke Muhidin.
“Bulan ini musda Golkar Sulsel digelar,” ungkap Plt Golkar Sulsel itu kapada sejumlah awak media.
Muhidin menjelaskan gelaran Musda Golkar setelah melihat kekompakan kader partai berlambang pohon beringin rindang itu di Sulawesi Selatan.
Namun katanya, dari tiga daerah pemilihan (Dapil) di Sulsel terisa Dapil II yang belum dilakukan konsolidasi kader partai yang ada di Kabupaten Barru, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Maros, Bone, Wajo, Soppeng, Sinjai, Bulukumba, serta Kepulauan Selayar.
“Sisa dapil dua belum. Inshaallah setelah lebaran” ucap Muhidin.
Kesiapan Musda ke XI partai golkar Sulsel nantinya akan disampaikan kepada Ketua Umum partai golkar, Bahlil Lahadalia.
Muhidin juga menyampaikan Musda Golkar Sulsel itu nantinya akan di buka langsung oleh Ketua Umum.
“Kami akan laporkan ke Pak Bahlil soal musda ini. Karena beliau akan hadir,” ucapnya.
Kegiatan Nuzul Qur’an dihadiri wakil ketua di antaranya, Lukman B Kady, La Kama Wiyaka, Nasran Mone dan puluhan pengurus Golkar Sulsel.
Sejumlah ketua DPD II juga hadir meramaikan momentum tahunan itu.
Dalam sambutannya, Muhidin M Said menjelaskan bahwa peringatan Nuzul Quran sebagai momentum malam turunnya Al-Quran memiliki makna mendalam bagi kader partai.
Alquran diturunkan sebagai pedoman hidup dalam menjalani kehidupan.
“Momen ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap kitab suci, melainkan juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahim dan keberdamaan sesama kader Golkar,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran menjadi landasan bagi kader untuk bekerja demi kepentingan rakyat, membangun persatuan, serta menjaga tanggung jawab moral politik.
“Kita harus terus hadir bersama rakyat dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada Golkar. Soliditas partai adalah kunci kekuatan kita,” tambahnya.
Dr KH Muhammad Sabiq Mansur LC hadir membawakan ceramah Nuzul Quran. Wakil Ketua Bidang Keruhanian Golkar Sulsel pun banyak mengulas tentang Alquran dan ramadhan.
Peringatan Nuzul Quran dirangkaikan dengan penyerahan bingkisan kepada ratusan anak yatim. (*)
























