Menuju Pilwalkot 2029, H. Sofian Usung Visi Besar: PAD Naik Berlipat, Wujudkan Makassar Melesat dengan Kota Berbasis Data

0
Ket Foto: H Sofian (Helm Putih) Bersama kolega bisnisnya (Ist)*
Ket Foto: H Sofian (Helm Putih) Bersama kolega bisnisnya (Ist)*

MAKASSAR– Meski pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2029 masih cukup jauh, dinamika politik mulai menunjukkan geliat. Sejumlah nama mulai disebut-sebut berpotensi meramaikan kontestasi, salah satunya adalah pengusaha nasional sekaligus Direktur Utama PT Saumata Teknosains Global, H. Sofian.

Dirinya menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Makassar periode 2029–2034.

Dengan latar belakang sebagai pelaku usaha dan pengalaman memimpin perusahaan yang fokus pada bidang implementasi teknologi H. Sofian mengusung visi membangun Makassar yang lebih maju melalui tata kelola pemerintahan modern, berbasis data, dan berorientasi pada hasil.

Advertisement

H. Sofian mengusung tagline “Membaca Masalah dengan Data, Menetapkan Solusi dengan Target, Mengukur Hasil dengan Nyata.”

Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah harus didasarkan pada data yang akurat, memiliki target yang jelas, serta dapat diukur manfaatnya bagi masyarakat.

H. Sofian menegaskan bahwa salah satu fokus utama jika dipercaya memimpin Kota Makassar adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan. Ia meyakini pengalaman panjang di dunia usaha menjadi modal penting untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan potensi ekonomi kota, menarik investasi, memperkuat digitalisasi pelayanan publik, serta menciptakan iklim usaha yang sehat.

“Makassar memiliki potensi luar biasa. Dengan tata kelola yang profesional dan pemanfaatan teknologi, PAD Kota Makassar dapat ditingkatkan berlipat-lipat tanpa membebani masyarakat. Potensi ekonomi harus dioptimalkan agar mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh warga,” ujar H. Sofian ke wartawan, Minggu (26/07).

Selain peningkatan PAD, Pria kelahiran 1984 ini menawarkan lima arah perubahan bagi Makassar, yakni memperluas lapangan kerja dan kewirausahaan, mempercepat transformasi digital pelayanan publik, mewujudkan kota yang bersih dan ramah lingkungan, memperkuat ketahanan kota dalam menghadapi berbagai persoalan perkotaan, serta menyiapkan generasi muda melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, dan penguasaan teknologi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya program, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap program harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan dapat dievaluasi secara berkala.

Dengan mengusung semangat “Makassar Maju, Bersama Kita Bisa”, H. Sofian berharap dapat mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi membangun Kota Makassar menjadi kota metropolitan yang maju, berdaya saing, dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur.

Advertisement