Logis 08 Dukung Prabowo Bentuk PT Danantara SDA, Ekspor Tak Lagi Dikuasai Oligarki

0
Ket Foto: Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo (Ist)
Ket Foto: Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo (Ist)

JAKARTA – Relawan Prabowo-Gibran, Logis 08, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang membentuk BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Organisasi tersebut menilai kebijakan itu menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengambil alih kendali tata kelola ekspor sumber daya alam Indonesia agar lebih transparan dan memberikan keuntungan besar bagi negara.

Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo menilai pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa Presiden Prabowo ingin memutus dominasi oligarki dan praktik permainan ekspor yang selama ini dinilai merugikan negara.

Kalau negara sudah mengelola sendiri jalur ekspor komoditas strategis, tentu ada pihak-pihak yang mulai panik. Selama ini terlalu banyak kebocoran, permainan harga, hingga praktik under invoicing yang membuat keuntungan besar justru dinikmati kelompok tertentu,” ujar Anshar Ilo, Selasa (26/05).

Advertisement

Pemerintahan Presiden Prabowo sebelumnya mengumumkan pembentukan BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia yang akan menangani penjualan komoditas strategis nasional seperti minyak kelapa sawit, batu bara, hingga ferro alloy melalui satu pintu ekspor nasional.

Menurut Anshar, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberanian pemerintah dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional dan memastikan seluruh hasil sumber daya alam Indonesia memberi manfaat maksimal bagi rakyat.

“Logis 08 mendukung penuh tata kelola baru ini. Negara harus hadir mengelola sendiri kekayaan alam bangsa agar penerimaan negara lebih tinggi dan tidak terus bocor ke pihak luar,” katanya.

Ia juga menilai langkah Prabowo tidak hanya berfokus pada ekspor bahan mentah, tetapi juga membuka peluang hilirisasi dan pengolahan industri di dalam negeri agar nilai tambah ekonomi tetap berada di Indonesia.

“Kalau hasil SDA kita diolah sendiri, lalu dipasarkan melalui BUMN nasional, maka nilai tambahnya akan jauh lebih besar. Ini bukan sekadar soal ekspor, tapi soal kemandirian ekonomi nasional,” lanjutnya.

Logis 08 optimis kebijakan tersebut akan menjadi tonggak baru dalam penguatan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, terutama dalam memastikan kekayaan alam Indonesia benar-benar dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat dan negara.

Advertisement