LEGIONNEWS.COM|MOJOKERTO, — Warga Desa Kepuhanyar di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, kini punya tempat baru untuk berkumpul bersama keluarga. Kedai Pojok Asri resmi dibuka untuk pertama kalinya pada Jumat malam, 24 Juli 2026. Sejak pukul 19.00 WIB, tawa, alunan musik, dan aroma masakan rumahan sudah mengisi sudut desa yang biasanya tenang.
Kafe ini berada di titik yang strategis. Dari Kantor Desa Kepuhanyar cukup berjalan sekitar 200 meter ke arah timur, pengunjung akan langsung disambut deretan lampu taman dan gazebo bambu yang menjadi ciri khas tempat ini. Letaknya yang dekat dengan pusat pemerintahan desa, membuatnya berpotensi jadi titik kumpul baru bagi warga.

Mengusung semangat hiburan murah meriah, Kedai Pojok Asri ingin membuktikan bahwa bersenang-senang tidak harus mahal. Konsepnya sederhana, yakni suasana taman yang indah, rapi, dan nyaman, dipadukan dengan harga menu yang ramah di kantong. Pengunjung menyebutnya “taman bunga bintang lima dengan harga kaki lima”.
Soal makanan, pengunjung dimanjakan dengan berbagai pilihan khas Nusantara. Mulai dari nasi rames Madura dengan lauk lengkap, nasi pecel dengan sambal kacang segar, lontong sayur hangat, hingga rawon khas Jawa Timur berkuah pekat dan kaya rempah. Aneka sambal juga tersedia, jadi setiap anggota keluarga bisa menyesuaikan tingkat pedasnya.

Untuk minuman, menu andalan malam pembukaan adalah kopi rempah Madura yang aromanya khas dan menghangatkan tubuh. Ada juga wedang jahe yang pas diseruput sambil duduk di gazebo. Berbagai minuman tradisional lain, juga disiapkan agar dari kakek hingga cucu punya pilihan favorit masing-masing.
Kemeriahan malam itu dipandu oleh Bang Rama Wijaya di panggung karaoke. Dengan suara luwes dan gaya yang ramah, Bang Rama berhasil mencairkan suasana dan mengajak pengunjung bergantian naik ke panggung. Musik jadi jembatan yang menyatukan warga dari berbagai usia.
Yang bikin suasana makin cair adalah kebebasan request lagu. Pengunjung boleh memilih lagu apa saja, mulai dari pop, rock, dangdut, lagu terbaru, sampai lagu nostalgia tidak ada batasan. Semangatnya satu dalam kebersamaan, alhasil banyak keluarga yang tampil bergantian sembari saling memberi semangat.
Sebagai bentuk apresiasi, pengelola menyediakan kotak bertuliskan “Sawer Aku Yaa” di dekat panggung. Kotak ini bukan kewajiban, tapi cara sederhana penonton mendukung teman, saudara, atau tetangga yang berani tampil. Momen ini selalu diiringi tepuk tangan dan sorakan yang membuat panggung makin hidup.
Daya tarik visual juga kuat. Halaman kafe ditata seperti taman dengan pot bunga yang tersusun rapi. Lampu kuning lembut di antara dedaunan menciptakan nuansa hangat dan santai. Meski terlihat estetik, semua sajian tetap dijaga agar terjangkau untuk semua kalangan.
Selain kursi meja bundar, tersedia pula gazebo bambu yang nyaman untuk duduk berkelompok. Cocok untuk arisan keluarga, reuni kecil, atau pertemuan warga. Area parkirnya juga luas, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir saat datang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat.
Panggung karaoke didesain sedemikian rupa dengan tatakan pot bunga dan tata lampu sederhana. Bukan panggung megah, tapi cukup untuk membuat siapa saja merasa percaya diri saat memegang mikrofon. Detail kecil ini, menunjukkan perhatian pengelola pada kenyamanan pengunjung.
Pembukaan malam ini disambut antusias oleh warga kabupaten dan kota Mojokerto. Banyak yang datang bersama istri, rekanan, dan orang tua, menikmati makanan seraya mendengarkan seseorang bernyanyi. Kehadiran kafe ini juga diharapkan membuka ruang ekonomi baru bagi pelaku UMKM lokal, mulai dari pemasok bahan makanan hingga tenaga kerja di desa.
Pada malam pembukaan, kafe beroperasi mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WIB. Rentang waktu ini dipilih agar nyaman untuk keluarga, tidak terlalu larut, namun cukup untuk bersantai setelah seharian beraktivitas. Ketertiban dan suasana kekeluargaan menjadi prioritas utama.
Pengelola menyampaikan, Kedai Pojok Asri ingin menjadi “rumah kedua” bagi warga. Ke depan, tempat ini diharapkan terus menumbuhkan rasa kebersamaan, mengangkat kuliner lokal, dan memberi ruang berekspresi. Rencana kolaborasi dengan komunitas desa dan acara tematik juga sudah disiapkan.
Dengan menu yang mengenyangkan, hiburan yang menghangatkan, dan suasana yang ramah keluarga, Kedai Pojok Asri memulai langkahnya sebagai ruang publik di Mojoanyar. Malam pembukaan ini bukan sekedar seremoni, tapi awal dari cerita panjang tentang bagaimana sebuah pojok desa bisa menjadi tempat pulang yang menyenangkan bagi semua orang.
Pewarta: Agung Ch























