LEGIONNEWS.COM|SURABAYA, – Kesedihan mendalam, menyelimuti warga negara Indonesia di seluruh pelosok tanah air hari ini, Senin (2/3/2026), dengan kabar wafatnya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Almarhum yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 tersebut, kini telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang, meninggalkan jejak pengabdian dan jasa besar yang terukir abadi dalam sejarah bangsa.
Di tengah suasana haru yang melanda, ucapan belasungkawa tulus dan penuh hormat datang dari keluarga besar Brigade Komando Tapal Kuda Nusantara (Brikom TKN) Jawa Timur serta pimpinan ormas induk DPP Tapal Kuda Nusantara.

Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.L.O., C.PIM., sosok Srikandi TNI AD, alumni PK 13 yang dikenal tangani kasus-kasus besar mulai dari perkara internasional terkait Duta Besar RI di Nigeria hingga memimpin tim kuasa hukum keluarga Prada Lucky Namo dan Pelda Chrestian Namo di Pulau Timor, kini selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Brikom TKN Jawa Timur, bersama Ketum DPP Adi Susanto, menyampaikan pernyataan duka cita mewakili seluruh anggota organisasinya.
Rikha menegaskan bahwa baginya, almarhum Try Sutrisno bukan sekadar nama yang tercatat dalam lembaran sejarah negara. Namun, beliau adalah putra terbaik bangsa dengan jiwa patriotik yang membara, prajurit sejati yang tak pernah gentar membela tanah air, dan negarawan yang mendedikasikan seluruh hidupnya bagi keutuhan NKRI.
“Almarhum adalah putra terbaik bangsa, prajurit sejati, dan negarawan yang telah mendedikasikan hidupnya bagi keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jejak pengabdian beliau, akan selalu menjadi teladan yang tak akan pernah pudar bagi generasi penerus,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Rikha juga menyampaikan doa tulus untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap Allah SWT menerima segala amal ibadah dan pengabdian almarhum, mengampuni segala khilaf, serta menempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
Selain itu, ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini, serta berharap segala pengabdian almarhum menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan memberikan manfaat bagi bangsa bahkan setelah beliau tiada.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Brikom TKN, Adi Susanto, juga menyampaikan pernyataan duka cita resmi. Dalam keterangannya, Santo (sapaan akrabnya) mengutip kalimat ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno.
Santo menilai bahwa bangsa Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya, di mana almarhum adalah sosok prajurit sejati, negarawan, serta pemimpin yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk menjaga kedaulatan, persatuan, dan kehormatan NKRI.
Dirinya juga menambahkan bahwa dedikasi, ketegasan, serta komitmen almarhum terhadap bangsa dan negara menjadi teladan bagi generasi penerus, khususnya bagi seluruh anggota Brigade Komando Tapal Kuda Nusantara dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan semangat pengabdian.
Ia pun menyampaikan doa yang sama, berharap Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, aktivis Probolinggo ini juga berdoa agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut, serta mengajak seluruh pihak untuk menghormati jasa almarhum, meneladani pengabdiannya, dan melanjutkan perjuangannya.
“Seluruh elemen masyarakat, termasuk Keluarga Besar Brigade Komando TKN Jawa Timur, akan selalu menyimpan kenangan indah dan rasa hormat yang mendalam atas jasa almarhum. Perjalanan hidupnya adalah bukti cinta tulus kepada Indonesia, dan warisan semangatnya akan terus menjadi cahaya yang memandu langkah bangsa ke masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
Pewarta: Agung Ch

























