Hari Bahari, Appi-Rahman Tegaskan Pesisir dan Pulau di Makassar Harus Sejahtera

197

MAKASSAR||Legion News – Hari ini masyarakat Indonesia memperingati Hari Maritim atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Hari Bahari Nasional. Penetapan tanggal 23 September menjadi Hari Bahari Nasional berawal dari pidato Presiden Soeharto pada tanggal 23 September 1967 yang mengharapkan agar peringatan ini dapat dijadikan momentum untuk melestarikan serta meningkatkan potensi bahari nusantara.

Pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar 2021-2026 Munafri Arifuddin dan Abd Rahman Bando menegaskan bahwa mereka sangat concerned kepada pembangunan masyarakat di pesisir dan kepulauan dalam wilayah Kota Makassar.

“Saat ini terdapat sekitar 15.000 jiwa penduduk di wilayah Kepulauan Sangkarrang. Selain itu terdapat sekitar lima ribuan keluarga di Kota Makassar yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan tangkap. Pembangunan yang berkeadilan harus dapat dirasakan oleh semua warga termasuk yang berada di pesisir dan kepulauan” ungkap Fadli Noor, juru bicara pasangan Appi-Rahman. Rabu, (23/9/2020)

Lebih lanjut Fadli mneyatakan bahwa Appi-Rahman fokus untuk pembenahan sektor kesehatan, pendidikan dan lapangan kerja bagi kepulauan dan pesisir.

“Makassar memiliki 12 pulau yang jika dioptimalkan untuk wisata bahari yang ramah lingkungan akan berdampak pada kesejahteraan warga secara langsung. Selain itu, kita akan menyiapkan puskesmas dan apotik terapung, pembentukan 100 kelompok ekonomi baru di wilayah pesisir serta bantuan 100 kapal motor bagi nelayan” katanya.

Menurut Fadli, pasangan Appi-Rahman sejatinya adalah harapan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan mengingat Munafri Arifuddin adalah kandidat dengan jaringan bisnis yang luas untuk mengakses investor yang dapat membuka lapangan kerja, sementara Abd Rahman Bando adalah mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Makassar yang sangat paham masalah dan solusi peningkatan kesejahteraan warga pesisir dan kepulauan.

“Appi-Rahman adalah pasangan yang memiliki latar belakang dan kompetensi sesuai kebutuhan masyarakat pesisir dan kepulauan” pungkas Ketua PSI Sulsel ini. (Let)

Advertisement