LEGIONNEWS.COM – Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) mengungkap dugaan adanya delapan WNI yang direkrut menjadi tentara bayaran Rusia dalam perang melawan Ukraina.
Menurut FISU, mereka diduga tergiur tawaran gaji tinggi, pekerjaan non-tempur, hingga janji kewarganegaraan dan berbagai tunjangan sosial menarik lainnya.
Namun, badan intelijen Ukraina menyebut pola serupa pernah membuat sejumlah warga asing justru berakhir di garis depan tanpa pelatihan memadai.
Menanggapi laporan tersebut, Kemlu RI menyatakan masih memantau dan mendalami informasi terkait identitas, status kewarganegaraan, hingga proses perekrutan delapan orang tersebut.
“Informasi mengenai identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan individu yang disebutkan masih perlu dipastikan lebih lanjut,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangan resmi, Senin (1/9/2026).
Pemerintah juga akan menyelidiki kemungkinan adanya unsur penipuan atau eksploitasi melalui tawaran pekerjaan yang ternyata berbeda dari kenyataannya. Jika keterlibatan mereka terverifikasi, pemerintah menegaskan hal tersebut merupakan tindakan individu dan bukan sikap resmi Indonesia.
Berikut daftar 8 WNI yang jadi tentara Rusia:
- Yuda Putra Pratama (kelahiran 9 Agustus 1997)
- Haryanto Dwi Kencana (kelahiran 14 Juli 1983)
- Erwanda (kelahiran 5 Agustus 1988)
- Ngangun Hudri Fadli (kelahiran 17 September 1978)
- Syaripudin Muhammad (kelahiran 3 Agustus 1994)
- Maulana M Hadi (kelahiran 7 April 1987)
- Iskandar Wahyu Oktavian (kelahiran 22 Oktober 1985)
- Helmi Nugraha Hakim (kelahiran 27 November 1983). (*)





![Taufik Hidayat Adukan Dr Makkah di Polda Sulsel Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah FOTO: Kantor Mapolda Sulsel, Tamalanrea Indah, Jl. Perintis Kemerdekaan No.KM.16, Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). [Istimewa]](https://legion-news.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240628-WA0151-218x150.jpg)










![Taufik Hidayat Adukan Dr Makkah di Polda Sulsel Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah FOTO: Kantor Mapolda Sulsel, Tamalanrea Indah, Jl. Perintis Kemerdekaan No.KM.16, Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). [Istimewa]](https://legion-news.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240628-WA0151-150x150.jpg)
![Taufik Hidayat Adukan Dr Makkah di Polda Sulsel Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah FOTO: Kantor Mapolda Sulsel, Tamalanrea Indah, Jl. Perintis Kemerdekaan No.KM.16, Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). [Istimewa]](https://legion-news.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240628-WA0151-324x235.jpg)





![Taufik Hidayat Adukan Dr Makkah di Polda Sulsel Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah FOTO: Kantor Mapolda Sulsel, Tamalanrea Indah, Jl. Perintis Kemerdekaan No.KM.16, Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). [Istimewa]](https://legion-news.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240628-WA0151-100x70.jpg)
