Belum Jadi Ketua DPD I Golkar Sulsel, IAS Sudah Kuningkan Kepala Daerah

0
FOTO: Ilham Arief Sirajuddin saat memberikan rompi partai golkar ke Islam Iskandar Wabup Jeneponto yang didampingi Ketua Harian DPD II Golkar Jeneponto Ikram Ishak Iskandar Karaeng Nyau. (ist)
FOTO: Ilham Arief Sirajuddin saat memberikan rompi partai golkar ke Islam Iskandar Wabup Jeneponto yang didampingi Ketua Harian DPD II Golkar Jeneponto Ikram Ishak Iskandar Karaeng Nyau. (ist)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Ilham Arief Sirajuddin menunjukkan komitmennya sebagai kader partai golkar. Itu terlihat saat pemilik akronim IAS memberikan rompi kuning kepada Muhammad Islam Iskandar, S.H.

Untuk diketahui Islam Iskandar, Adalah wakil bupati (Wabup) kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Ia sebelumnya menduduki kursi eksekutif, Islam Iskandar sempat berkarier sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto dari Partai Demokrat. Dalam perjalanannya menuju Pilkada 2024, namanya diusung oleh Partai Golkar.

Advertisement

Diungkapkan oleh Ikram Ishak Iskandar Karaeng Nyau, Bahwa Wabup Jeneponto itu telah resmi bergabung di partai berlambangkan pohon beringin rindang itu sebagai wakil ketua DPD II Golkar Jeneponto.

“Islam Iskandar, Bergabung ke partai golkar sejak Pilkada lalu, Saat diusung partai golkar sebagai wakil kepala daerah,” ujar Karaeng Nyau, Jumat (3/6).

“Nantinya, Islam Iskandar, Mengisi jabatan ketua harian menggantikan saya,” ucapnya.

Bahkan Karaeng Nyau mengatakan Islam nantinya (2029) disiapkan maju sebagai calon kepala daerah saat digelar Pilkada mendatang.

“Tentu kedepannya, Islam Iskandar, Kami dari DPD II partai golkar Jeneponto akan mengusungnya sebagai calon kepala daerah,” tutur Karaeng Nyau.

Terpisah pengamat politik yang juga dosen komunikasi UIN Datokarama, Dr Attock Suharto, mengatakan kehadiran IAS di Golkar akan menghidupkan kembali simpul-simpul jaringan yang dimilikinya.

“Pak IAS ini bukan seperti pegawai SPBU yang akan memulai dari Nol, tetapi IAS memiliki akar jejaring yang kuat di partai golkar,” ujar Attock Suharto, Jumat.

“Sehingga kehadirannya tinggal menghidupkan kembali simpul-simpul jaringan. Makanya, wajar kalau IAS dapat menguningkan beberapa orang kepala daerah maupun mantan kepala daerah,” tutur dosen komunikasi UIN Datokarama. (LN)

Advertisement