Andi Akmal Pasluddin Minta GBB Panaikang Makassar ‘Upgrade’ Teknologi Mesin

65
FOTO: Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin. Foto: Ist/nvl
FOTO: Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin. Foto: Ist/nvl

LEGION NEWS.COM, MAKASSAR – Saat menyambangi Gudang Bulog Baru (GBB) Panaikang di Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin meminta agar teknologi mesin rice to rice-nya dapat lebih di-upgrade lagi.

Akmal mengungkapkan, teknologi yang dipakai dalam mengelola beras pada sistem pergudangan ini tidak terlalu canggih. Namun demikian, untuk memenuhi kebutuhan saat ini sudah sangat mencukupi.

Ke depan, ia menyarankan agar mengkondisikan dengan teknologi yang ada, mampu membuat beras yang biasa menjadi beras premium.

Advertisement

Seiring perkembangan waktu yang terus berjalan, proses-proses ini harus dilakukan sehingga Bulog mampu memenuhi seluruh segmen masyarakat yang kebutuhan berasnya berbeda-beda.

“Teknologi mesin rice to rice yang beroperasi di Gudang Bulog Baru Panaikang Makassar ini tidak terlalu canggih, namun memang sesuai dengan kebutuhan,” tutur Akmal di Makassar, Sulsel, baru-baru ini.

Akmal juga meminta Bulog untuk dapat membuat sendiri mesin tersebut, agar tidak perlu lagi impor. “Ini juga berlaku pada seluruh gudang Bulog yang tersebar di Indonesia sehingga ada keseragaman kualitas beras yang dimiliki pemerintah melalui Bulog,” ujarnya.

Anggota  DPR RI asal Sulawesi Selatan II ini  mengakui bahwa memang seharusnya Bulog memiliki diversifikasi yang berkaitan dengan hilirisasi pertanian Indonesia.

Mengingat, saat ini Bulog hanya menampung gabah petani sebesar 10 persen. Dirinya berharap, adanya teknologi mesin rice to rice ini dapat menaikkan harga jual beras petani yang kebanyakan medium menjadi beras premium.

Politisi PKS ini menambahkan, Bulog mesti dapat juga melayani beras Bansos yang selama ini bukan dari Bulog. Menurutnya, Bulog ada pekerjaan besar yang nanggung dilakukan, pada persoalan distribusi yang belum maksimal. Harmonisasi kinerja Bulog, pemerintah daerah, pemerintah pusat masih perlu peningkatan kualitas sehingga ujungnya, pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

“Saya berharap, Indonesia Timur ini mulai dari Sulawesi hingga Papua, kebutuhan berasnya mayoritas dapat dipenuhi oleh kawasan Sulawesi Selatan. Sedangkan Indonesia Tengan dan Barat, dapat dipenuhi oleh pulau Jawa. Untuk itu, Gudang Bulog Baru (GBB) Panaikang, di Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dapat meningkatkan kualitasnya dengan berbagai  inovasi  sehingga  nutrisi yang terkandung pada beras yang diolah terjaga dengan baik,” tutup Andi Akmal Pasluddin. (dep/es)

Advertisement