Airlangga Hadiri Pembukaan Program Magang Nasional, 62.128 Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Peserta

0
FOTO: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menghadiri pembukaan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch II di Jakarta.
FOTO: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menghadiri pembukaan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch II di Jakarta.

LEGIONNEWS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, menghadiri pembukaan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch II di Jakarta.

Sebanyak 62.128 peserta dari seluruh Indonesia resmi memulai program ini sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul yang siap bersaing dan memasuki dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun global.

Dilansir dari unggahan Airlangga di akun media sosial miliknya menyampaikan bahwa Pemerintah telah mengambil langkah untuk turut berinvestasi pada peningkatan kualitas SDM agar kompetensi generasi muda kita semakin relevan dengan kebutuhan pasar.

Advertisement

“Dalam kesempatan ini, saya menekankan pentingnya peran perusahaan mitra dalam memberikan pembimbingan terbaik serta kesempatan bagi peserta untuk terlibat dalam proyek yang berdampak. Hal ini diperlukan agar pengalaman yang diperoleh benar-benar relevan dan mendukung kesiapan kerja.” tulis Menko Perekonomian Airlangga di akun media sosial miliknya seperti dilihat Kamis (27/11).

Kata Menko Perekonomian itu, Program pemagangan ini merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang diarahkan oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan fokus pada peningkatan penyerapan tenaga kerja muda dan pengurangan gap kompetensi antara lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri.

Batch pertama program ini telah berjalan sejak Oktober 2025, sementara pendaftaran Batch ke-3 direncanakan dibuka pada Desember 2025 sebagai kelanjutan dari target 100.000 peserta magang nasional.

“Program Magang Nasional tidak hanya ditujukan untuk mengasah kompetensi teknis, tetapi juga membangun etos kerja, kemampuan komunikasi, kerja tim, serta kemampuan adaptasi dalam lingkungan profesional yang dinamis.” tutup unggahan Airlangga Hartarto. (*)

Advertisement