LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. H. Nurmal Idrus, SE., MM., menilai masuknya Wakil Bupati Jeneponto, Muhammad Islam Iskandar ke partai golkar menjadi sinyal bahwa pemilik akronim IAS tidak hanya menjual pengalaman memimpin partai berlambang pohon beringin rindang.
“Masuknya tokoh seperti Wakil Bupati Jeneponto, Muhammad Islam Iskandar, yang sebelumnya dikenal sebagai kader Partai Demokrat, menjadi sinyal bahwa IAS tidak hanya menjual pengalaman memimpin Golkar, tetapi juga menawarkan ruang politik yang dinilai menarik bagi figur-figur potensial di luar partai,” ujar Dr Nurmal. Jumat (3/6).
Menurut, Direktur Nurani Strategic Consulting, Hal ini menunjukkan efek magnet yang mulai terbentuk di sekitar kepemimpinan IAS.
Dikatakannya, Dalam politik, perpindahan tokoh lintas partai bukan hanya soal bertambahnya jumlah kader. Yang lebih penting adalah pesan politik yang dikirimkan.
“Ketika figur dari partai lain bersedia bergabung, publik akan membaca bahwa ada optimisme terhadap arah kepemimpinan yang sedang dibangun. Efek psikologis ini bisa memengaruhi elite politik lain yang masih menunggu momentum.” tutur Direktur Nurani Strategic Consulting.
Namun demikian, masih terlalu dini menyimpulkan bahwa fenomena ini akan menjadi gelombang besar.
“Daya tarik IAS tetap harus diuji apakah mampu dikonversi menjadi konsolidasi organisasi yang solid hingga tingkat DPD II dan pada akhirnya berdampak pada kekuatan elektoral Golkar menghadapi Pemilu 2029.” kata Nurmal.
“Keberhasilan menarik tokoh baru perlu diikuti dengan kemampuan menjaga kohesi kader lama agar tidak memunculkan resistensi internal.” imbuhnya.
Kata Direktur Nurani Strategic Consulting, Jika tren ini berlanjut, IAS berpotensi mengubah Musda Golkar Sulsel bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum ekspansi politik Golkar melalui perekrutan figur-figur berpengaruh dari berbagai partai.
“Strategi semacam ini lazim dilakukan partai yang ingin memperbesar pangsa politiknya menjelang kontestasi berikutnya.” kunci Dr Nurmal. (LN)
























