
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat bakal menggelar aksi unjuk rasa awal pekan ini Senin (15/6/2026). Aksi tersebut terkait dengan tuntutan agar pemerintah menstabilkan perekonomian Indonesia.
Naiknya harga BBM non subsidi dan penolakan program makan bergizi gratis (MBG) jadi pemicu aksi unjuk rasa mahasiswa.
Di Makassar sejak Minggu malam (14/6) beredar flyer di berbagai platform media sosial rencana aksi unjuk rasa (Unras) di sejumlah titik di kota Makassar.
Terkait itu Ketua Persaudaraan Ojol Kota Makassar, Muhammad Jamail menghimbau kepada rekan rekannya driver ojek online (Ojol) untuk sebisa mungkin menghindari titik rawan aksi unjuk rasa agar tidak terjebak macet dan tidak mudah terprovokasi.
Dirinya pun berharap kepada para pengunjuk rasa dapat memberikan ruang gerak saat aksi, Agar mereka para Ojol tetap dapat bekerja.
“Saya memohon kepada saudaraku yang melakukan aksi unjuk rasa agar kiranya bisa memberikan ruang gerak untuk kami mencari rejeki di jalan dalam artian tolong jangan jalanan di tutup full,” ujar Ketua Persaudaraan Ojol Kota Makassar, Muhammad Jamail, Senin (15/6).
Mail sapaan lain dari Ketua Persaudaraan Ojol Kota Makassar, penyampaian aspirasi dalam bentuk aksi unjuk rasa digelar di jalan raya harus memahami dengan kondisi perekonomian saat ini.
“Kami setiap hari nya harus berjuang di jalan agar bisa menghidupi keluarga di rumah,” ujar Mail.
“Kami mengerti kondisi perekonomian saat ini lagi tidak stabil tetapi kami tidak bisa diam juga untuk tidak mencari rejeki untuk anak dan istri kami di rumah,”
“Oleh nya itu saya berharap kita semua bisa saling pengertian,” tutup Ketua Persaudaraan Ojol Kota Makassar, (LN)























