LEGIONNEWS.COM – JAKARTA, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah menginstruksikan seluruh kader agar tidak memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok.
Instruksi DPP PDIP sangat tegas bahkan akan menindak tegas kader yang melanggar aturan yang telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) tertanggal 24 Februari 2026. Surat tersebut ditandatangani oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Komarudin Watubun.
Terkait larang bagi kader PDIP, Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji menanggapi surat edaran (SE) PDIP itu.
Sarmuji menilai sejauh ini, tak ada kader Golkar yang memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan pribadi.
“Setahu saya Golkar tidak ada yang memanfaatkan MBG. Kalaupun ada satu dua yang memiliki SPPG, tujuannya membuat program ini berhasil dengan standard yang sudah ditentukan,” kata Sarmuji kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).
“Saya sendiri pun tidak memiliki SPPG, tetapi berharap siapa pun yang memiliki SPPG bisa membantu kesuksesan program ini,” sambungnya.
Sarmuji menjelaskan, kepemilikan SPPG oleh kader merupakan inisiatif pribadi. Menurutnya, kader yang memiliki SPPG tak perlu melapor kepada partai.
Nggak (harus lapor)-lah. Masa semua urusan mesti lapor partai. Itu kan inisiatif orang per orang. Kami tidak menskemakan,” katanya.
Meski begitu, Sarmuji mengingatkan agar tidak ada kader yang menyimpang dalam pelaksanaan program tersebut. Sarmuji menekankan pentingnya menjaga integritas program yang menyasar pemenuhan gizi siswa itu.
“Tapi kalau ada yang berpartisipasi, jangan sampai menyimpang apalagi mengambil keuntungan dari bagian yang harus diberikan secara layak ke siswa,” tuturnya.
“Jangan sampai ada kader Golkar yang memiliki SPPG yang mengambil keuntungan di luar haknya,” imbuh dia. (*)

























