Bulog Bakal Sewa Gudang Beras di Saudi: Untuk Kebutuhan Jama’ah Haji

0
FOTO: Ilustrasi ibadah haji
FOTO: Ilustrasi ibadah haji

LEGIONNEWS.COM – JAKARTA, Wacana ekspor beras disampaikan pemerintah setelah stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog pada Januari 2026 mencapai 3,25 juta ton.

Sementara itu tercatat pada tahun 2026 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu ditargetkan menyerap 4 juta ton beras dari petani lokal.

Perusahaan negara, PT Perum Bulog sedang menyiapkan gudang di Arab Saudi untuk menampung beras premium guna memasok kebutuhan jemaah haji Indonesia.

Persiapan infrastruktur itu merupakan tindak lanjut setelah sampel beras premium yang dikirim ke perusahaan katering di Saudi disetujui.

Hal itu disampaikan Direktur Bisnis Bulog, Febby Novita dilansir dari Kompas.com di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, Minggu (1/2/2026).

“Kita masih mengatur ketersediaan gudang di sana gitu ya,” kata Direktur Bisnis Bulog.

Menurut Febby, tidak sulit bagi Bulog untuk menyediakan gudang dengan kapasitas di angka ribuan ton.

Sejauh ini, hasil komunikasi antara Bulog dengan Kementerian Haji dan Umroh kebutuhan beras premium bagi jemaah dan petugas haji mencapai sekitar 4.000 ton.

“Gudangnya tuh seperti apa gitu ya. Nah ini kita lagi coba untuk tempatnya juga harus bisa menampung beras-beras dari sini,” ujar Febby.

Meski demikian, Febby belum merincikan lebih lanjut berapa harga gudang tersebut dan wilayah yang dipilih. Untuk diketahui, kegiatan ibadah haji dilakukan di Makkah dan Madinah.

Jarak antara kedua tempat suci itu mencapai 434 kilometer atau hampir sama dengan jarak Jakarta-Semarang.

Adapun jenis beras yang akan dipasok diekspor ke Arab Saudi spesifik jenis beras premium.

Perusahaan katering dan jemaah haji di sana memiliki kecenderungan mengkonsumsi jenis beras tersebut.

“Memang preferensi di sana itu preferensi beras premium dan super premium,” kata Febby.

Di luar kebutuhan jemaah haji, Bulog tengah membidik pasar katering untuk jemaah umroh. Berbeda dengan perjalanan kegiatan ibadah haji yang berlangsung sekitar 40 hari dalam setahun, ibadah umrah bisa dilakukan sepanjang tahun.

“Tapi tujuannya enggak hanya jemaah haji, nanti mungkin umrah setiap tahun kami juga bekerja sama dengan catering-catering di Arab Saudi,” ungkap Febby. (Kompas)

Advertisement