Peta Cagub Sulsel, Direktur IPI: Belum Ada Calon Gubernur Elektabilitas Capai Diatas 20 Persen

0
Foto ilustrasi grafik elektabilitas bakal calon kepala daerah (ist)
Foto ilustrasi grafik elektabilitas bakal calon kepala daerah (ist)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Lembaga survei dan konsultan politik, Indeks Politica Indonesia (IPI) menilai belum ada satupun bakal calon gubernur di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang memiliki angka elektabilitas diatas angka 20 persen.

Bahkan Direktur IPI, Suwadi Idris Amir mengatakan peta persaingan masih sangat terbuka lebar.

“Peta persaingan masih sangat terbuka lebar,” tutur Suwadi. Ahad malam (19/11/2023).

Advertisement

Dikatakan oleh Direktur Lembaga survei dan konsultan politik, IPI, seperti mantan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) belum mencapai angka elektabilitas yang mumpuni.

Hal yang sama juga dengan para Ketua partai politik di Sulsel seperti, Ketua DPW Nasdem, Rusdi Masse (RMS), Ketua DPD Partai Gerindra Andi Iwan Aras (AIA) dan Ketua DPD Partai Golkar, Muh. Taufan Pawe (TP).

Demikian juga dengan 2 kader partai golkar lainnya yaitu, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Adnan Purichta Ichsan.

Hal yang sama juga pada Wali kota Makassar dua periode yang kini menjadi kader PDI-Perjuangan, Moh Ramadhan Pomanto atau ‘Danny Pomanto’ (DP).

Serta nama lainnya dari non partisan seperti, Mayor Jenderal (Purn) TNI AD, Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki (Panglima’ta).

“Dari kesemuan bakal calon gubernur Sulsel belum ada yang memiliki survei elektabilitas diatas angka 20 persen. Itu yang pertama,” beber Direktur IPI itu.

“Kedua, semua figur menunggu hasil pilpres tentunya. Jika Prabowo menangkan pilpres, maka potensi ASS dan AIA sangat terbuka lebar maju dan memenangkan pemilihan gubernur Sulsel,” imbuh Suwadi Idris.

“Sedangkan DP dan Adnan yang cendrung pro Ganjar tentu akan kesulitan jika Ganjar kalah di pilpres,” beber Direktur IPI.

“Sedangkan RMS tentu bergantung pada Anies. Jika anies kalah tentu RMS berpikir maju cagub 2024,” pungkas Direktur Lembaga Survei dan Konsultan politik itu.

“Bagaimana IAS dan TP ? Keduanya pun akan akan bekerja keras untuk mengendarai Golkar dan tentu mereka pun menunggu hasil pilpres. Jadi bacagub saat ini tentu sangat berhati-hati. Dari kesemuan para ketua Parpol itu menunggu sampai pilpres selesai, baru mereka bersikap,” kunci Direktur IPI. ,(LN)

Advertisement