Tiba di Weri, Tim Ekspedisi Patriot Unhas Mulai Misi Riset Multidisiplin di Fakfak Timur

0
FOTO: Kedatangan 120 personel Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kampung Weri, Distrik Fakfak Timur. 
FOTO: Kedatangan 120 personel Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kampung Weri, Distrik Fakfak Timur. 

LEGIONNEWS.COM – FAKFAK, Kedatangan 120 personel Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kampung Weri, Distrik Fakfak Timur, menandai dimulainya upaya membawa ilmu pengetahuan lebih dekat dengan masyarakat.

Selama empat bulan ke depan, tim akan melakukan riset, kajian, pengabdian, dan pendampingan untuk memetakan potensi sekaligus merumuskan solusi berbasis sains bagi pengembangan kawasan Weri-Saharei.

Rombongan yang dipimpin Ketua Pengelola TEP Unhas Abdullah Sanusi, Ph.D. terdiri atas 20 dosen sebagai ketua tim dan 100 anggota dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kehadiran mereka disambut masyarakat Kampung Weri dan Kampung Saharei melalui tarian adat, bersama Kepala Distrik Fakfak Timur Gani Samai, SE, kepala kampung, Kapolsek, Danramil, dan tokoh adat.

Advertisement

Bagi Abdullah Sanusi dan kawan-kawan, ekspedisi ini menghadirkan pendekatan ilmiah yang berpijak pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keahlian multidisiplin yang dibawa para dosen memungkinkan potensi kawasan dipahami dari berbagai sudut pandang sehingga solusi yang dihasilkan lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kami datang bukan hanya membawa program, tetapi juga membawa keahlian dari berbagai disiplin ilmu. Selama empat bulan, kami ingin belajar bersama masyarakat, menggali potensi Weri-Saharei, memahami persoalan yang ada, dan mencari solusi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Abdullah.

Salah satu fokus kajian adalah potensi pala sebagai komoditas unggulan Kabupaten Fakfak. Tim Unhas akan mengkaji peluang peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi, teknologi, hingga pemanfaatan energi surya untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pengolahan hasil perkebunan. Selain itu, potensi perikanan, pertanian, kehutanan, dan ekonomi pesisir juga menjadi bagian dari riset yang akan dikembangkan bersama masyarakat.

Kepala Distrik Fakfak Timur Gani Samai, SE berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan kawasan.

Program TEP 2026 yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi memang dirancang untuk menjadikan kawasan transmigrasi sebagai laboratorium pembangunan berbasis potensi lokal. Di Weri-Saharei, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mitra dalam proses menghasilkan pengetahuan dan inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Penyambutan hangat masyarakat pada hari pertama menjadi awal kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat. Dari Kampus Tamalanrea menuju Kampung Weri, perjalanan Tim Ekspedisi Patriot Unhas membawa satu tujuan: menjadikan riset sebagai fondasi pembangunan yang lahir dari potensi lokal. Tim Ekspedisi Patriot Unhas secara resmi tiba di Kampung Weri, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Senin (3 Agustus 2026).(*/tep)

Advertisement