Tak Ada Bukti Perselingkuhan, Karyawati PDAM Makassar Desak Kepolisian Tindaklanjuti Laporan Kekerasan Terhadap Dirinya

0
FOTO: PDAM Kota Makassar [SINDOnews/Maman Sukirman]

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Karyawati PDAM Makassar SPM membatah segala tudingan terhadap dirinya, Yang dituding melakukan perselingkuhan dengan R yang juga karyawan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar.

Kepada media SPM menjelaskan saat peristiwa kekerasan yang dialaminya pada 11 Juli 2026 malam itu.

Ia mengatakan R datang ke tempat tinggalnya tidak maksud tujuan lain. Seperti yang diberitakan.

Advertisement

“Dia [R] datang ke tempat saya dengan maksud untuk meminta bantuan karena kondisi perekonomiannya Tidak ada maksud lainnya,” ucap SPM, Selasa (21/7)

“Setiba tiba datang Asmi [Istri R] langsung melabrak saya dengan segala tudingannya bahwa saya dituduh telah berselingkuh dengan R,” katanya.

Lanjut, SPM dirinya pun mengalami kekerasan oleh istri R. Setelah itu dirinya pun melaporkan perbuatan Asmi ke Mapolrestabes Makassar.

“Saya tidak merasa bersalah lalu dilakukan kekerasan terhadap diri saya. Taruhlah saya melakukan perselingkuhan seperti yang dituding ke saya, Mana mungkin saya melaporkan ke pihak kepolisian, Saya pada posisi bersalah, Karena saya tidak ada hubungan dengan suaminya, kemudian mendapatkan kekerasan, Yah saya pun melaporkan dia ke polisi,” tegas SPM.

SPM juga menjelaskan malam itu juga istri R melaporkan dirinya di Mapolrestabes Makassar.

“Kami sama saling lapor. Tetapi dia [Asmi] tidak dapat membuktikan bahwa saya telah melakukan perselingkuhan dengan suami,” pungkas SPM

“Sempat pihak kepolisian menyampaikan ke saya bahwa dia [Asmi] tidak punya bukti bahwa saya telah melakukan perselingkuhan,” kata dia.

Dirinya pun berharap agar pihak kepolisian tetap menindak lanjuti laporan polisi nya.

“Tentu saya berharap pihak kepolisian tetap melakukan proses hukum. Saya ini korban, Saya dituduh berselingkuh dengan R tanpa diikutsertakan bukti perselingkuhan,” tutup SPM.

Advertisement