JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik tokoh buruh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026).
Pelantikan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat keterwakilan kalangan pekerja di pemerintahan, khususnya dalam isu-isu lingkungan hidup yang berdampak langsung terhadap masyarakat luas.
Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo, menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan Presiden kepada Jumhur Hidayat. Ia menilai, sosok Jumhur merupakan figur yang tepat karena memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis sosial dan pimpinan serikat buruh.
“Ini adalah langkah tepat. Seorang aktivis sosial yang lahir dari gerakan buruh tentu memahami realitas di lapangan sekaligus memiliki kapasitas intelektual dalam merumuskan kebijakan,” ujar Anshar Ilo.
Menurutnya, pengalaman Jumhur dalam memperjuangkan hak-hak pekerja menjadi modal penting dalam mengintegrasikan isu ketenagakerjaan dengan kebijakan lingkungan hidup yang berkeadilan.
Anshar juga berharap kehadiran Jumhur di kabinet dapat membawa perspektif baru, khususnya dalam mendorong kebijakan lingkungan yang tidak hanya berorientasi pada konservasi, tetapi juga berpihak pada kesejahteraan masyarakat dan pekerja.
“Ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah besar untuk memastikan pembangunan berkelanjutan berjalan seiring dengan keadilan sosial,” tambahnya.
Bagi Anshar pelantikan Ini adalah komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam merangkul berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, dalam proses pembangunan nasional. (**)

























