
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Politisi senior asal sulawesi selatan, Erwin Aksa (EA) bertemu ketua umum partai golkar Bahlil Lahadalia.
Pertemuan itu berlangsung di launching buku, puisi dan lagu yang digelar M. Sarmuji.
Pertemuan jelang musyawarah daerah (Musda) menimbulkan spekulasi jelang Musda ke XI partai golkar Sulsel.
Dalam kegiatan launching buku nampak hadir senior partai golkar diantaranya Aburizal Bakrie, Setya Novanto, Rizal Mallarangeng dan pengurus DPP Partai Golkar.
Direktur Profetik Institut, Asratillah, Minggu (20/4) lalu dalam wawancaranya dengan awak media mengatakan calon ketua DPD Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) harus memiliki jaringan daerah yang solid.
Dari empat calon ketua Golkar Sulsel saat ini, Munafri Arifuddin (APPI) saat ini mengantongi 21 dukungan DPD II. Sedangkan 3 calon lainnya seperti Ilham Arief Sirajuddin, Adnan Purichta Ichsan dan Andi Ina Kartika Sari belum sama sekali mengantongi dukungan dari DPD II.
Asratillah menjelaskan, Kekuatan Golkar justru terletak pada jaringan daerah yang solid.
“Karena itu penting bagi DPP untuk tetap menjaga keseimbangan antara kontrol pusat dan aspirasi daerah agar tidak muncul kesan bahwa keputusan sepenuhnya ditentukan dari atas,” ujar Direktur Profetik Institut.
“Kita juga bisa memandang situasi ini sebagai fase transisi menuju keputusan besar. Musda Golkar Sulsel bukan hanya soal memilih ketua, tetapi juga soal menentukan arah partai ke depan,” imbuh dia.
“Karena itu, meskipun terkesan lama, proses ini sebenarnya sedang mengarah pada upaya mencari titik temu terbaik agar siapapun yang terpilih nanti bisa diterima oleh semua pihak dan mampu menjaga soliditas partai.” tutup Direktur Profetik Institut. (LN)























