Jelang ‘May Day’ Presiden Lantik Ketum KSPSI Jadi Menteri LH Turut Hadir Rocky Gerung

0
FOTO: Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayat bersama pejabat yang baru dilantik di Istana Negara. Senin (27/4/2026). (Tangkap layar)
FOTO: Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayat bersama pejabat yang baru dilantik di Istana Negara. Senin (27/4/2026). (Tangkap layar)

LEGIONNEWS.COM – JAKARTA, Mohammad Jumhur Hidayat, Ketua Umum (Ketum), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) resmi menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH).

Pelantikan Jumhur Hidayat dihadiri sejumlah aktivis, Turut hadir diantaranya Rocky Gerung di Istana Negara, Jakarta. Senin (27/4/2026).

Jumhur memulai pendidikan tingginya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia selama aktif bersama para buruh. Untuk diketahui 1 Mei 2026 mendatang merupakan peringatan hari buruh Internasional atau May Day.

Advertisement

Selain Jumhur, Presiden Prabowo Subianto juga melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Pengangkatan keduanya tertuang di dalam Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Dalam prosesi pelantikan, Jumhur mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden.

Langkah ini menjadi sorotan publik, mengingat latar belakang Jumhur sebagai tokoh serikat pekerja nasional. Kini, ia dipercaya memegang tanggung jawab besar dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pengendalian dampak ekologis di Indonesia.

Selain Jumhur, sejumlah pejabat lain juga dilantik dalam kesempatan yang sama, di antaranya Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, serta Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI-Polri, serta sejumlah tokoh nasional.

Pelantikan ini menandai dinamika baru dalam struktur kabinet pemerintahan, sekaligus membuka babak baru dalam arah kebijakan lingkungan hidup di Indonesia. (*)

Advertisement