HUT Sumpah Pemuda: “Bukan Karakter Pemuda Indonesia hidup Pesimis”

96

Dr.dr. Ampera Matippanna, Sked. MH.

MAKASSAR||Legion News – Hari sumpah pemuda diperingati setiap tanggal 28 oktober sebagai sebuah momentum besar dalam perubahan paradigma kepemudaan di Indonesia dalam memainkan perannya sebagai sebuah pilar kekuatan dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Pemuda Indonesia sebagai generasi pelanjut haruslah memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dengan kompetensi unggulan yang mampu bersaing di dunia internasional sehingga mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya.

Momentum hari sumpah pemuda harus dijadikan landasan berpikir, bertindak dan berperilaku bagi setiap pemuda dengan sebuah kesadaran bersama bahwa pemuda Indonesia adalah pemuda yang memiliki karakter yang pantang menyerah, rela berkorban, ,gotong royong, mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.Hal ini dapat dibuktikan sebagai mana ikrar yang mereka sepakati yaitu bertanah air satu, berbahasa satu dan berbangsa satu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI).

Negara yang besar dan maju sangat tergantung pada kualitas pemudanya. Jika sebuah negara memiliki pemuda-pemuda yang cerdas dan berintegritas yang tinggi maka dapat dipastikan bahwa negara tersebut akan menjadi sebuah adi daya dan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang tinggi tetapi sebaliknya jika pemudanya terdiri dari orang-orang yang kurang cerdas dan integritas yang rendah maka negara tersebut akan menjadi negara yang tidak berkembang dan tingkat kemiskinan yang tinggi.

Sejarah telah membuktikan bahwa 75 Tahun kemerdekaan bangsa Indonesia telah mampu bersaing dengan negara-negara lain didunia khususnya di tingkat regional dengan negara-negara ASEAN , Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat diperhitungkan, yang tentunya tidak lepas dari peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan , membangun peradaban dan budaya kerja , menciptakan inovasi-inovasi baru , menjaga dan mempertahankan budaya dan moralitas bangsa serta memegang teguh persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Sungguh Pemuda Indonesia bukanlah pemuda dengan karakter yang pesimis yang selalu bermasa bodoh dengan situasi dan perkembangan yang terjadi baik dalam negeri maupun luar negeri , bukan pula pemuda yang menjadi beban pemerintah karena pengangguran , kebodohan dan kemiskinan, bukan pemuda yang menjadi biang kerok kerusuhan yang merongrong pemerintah dengan aksi-aksi anarkis dan bukan pula pemuda yang suka hidup berfoya-foya tanpa peduli nasib hidup bangsa dan negaranya kedepan.

Karakter Pemuda Indonesia adalah karakter pejuang , bersinergi membangun negeri untuk bangsa dan negara Indonesia. Hiduplah Indonesia Raya, jayalah pemuda Indonesia.

 

Advertisement