Gempa Cianjur, BNPB Sebut ada 271 Korban Jiwa yang Sudah Teridentifikasi

FOTO: Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama Tim Gabungan saat mendata para korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
FOTO: Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama Tim Gabungan saat mendata para korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Advertisement

CIANJUR – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengatakan adanya penambahan korban jiwa yang telah ditemukan.

BNPB yang bantu aparat TNI, Polri dan Relawan terus melakukan pencarian terhadap korban.

Tim gabungan yang terlibat penanganan bencana gempa Cianjur Magintudi 5.6, terus berupaya mencari korban sejak terjadi gempa Senin lalu (21/11).

BACA JUGA: Wapres Hadiri Pembukaan Silaturahmi Bisnis ke-14 Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia

Advertisement

Dikatakan Suharyanto, per hari Rabu (23/11) sebanyak 271 jenazah sudah teridentifikasi. Saat ini, tambah Suharyanto, pencarian dan evakuasi gabungan dari tim SAR, BNPB, BPBD, TNI/Polri dan relawan lebih dari 1.000 personil.

“Hasilnya menemukan empat orang, tiga meninggal dunia di Cugenang dan satu selamat. Masih ada korban hilang 40 orang,” ujar Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11).

BACA JUGA: Alami Cidera Parah, Yasser Al-Shahrani Dikirim ke Jerman

“Data ini dari Puskesmas dan Rumah Sakit di Cianjur, akan ditelusuri apakah termasuk yang sudah dimakamkan oleh keluarganya,” tambahnya.

Suharyanto menegaskan tim gabungan tanpa kenal lelah terus melakukan pencarian meski terkendala hujan.

“Pencarian dan evakuasi dilaksanakan secara terus menerus, meski hujan tim tanpa kenal lelah terus melakukan pencarian,” tegas Suharyanto.

Pendataan sementara, korban luka tercatat 2.043 orang dan mengungsi 61.908 orang, sedangkan kerugian materil sebanyak 56.320 rumah alami kerusakan dengan rincian rusak berat 22.241 unit rumah, rusak sedang 11.641 unit rumah dan rusak ringan 22.090 unit rumah.

Fasilitas umum lainnya juga turut terdampak, antara lain 31 unit sekolah, 124 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan, dan tiga belas gedung perkantoran. (Sumber: rmol)

Advertisement