LEGIONNEWS.COM – JAKARTA, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menilai pengamalan Pancasila semakin penting di tengah perkembangan media sosial dan keterbukaan informasi.
Menurut Dudung, generasi muda kini dapat menerima beragam budaya, pemikiran, hingga ideologi dari berbagai penjuru dunia hanya melalui telepon genggam. Kondisi tersebut tidak perlu ditakuti, tetapi harus diimbangi dengan identitas kebangsaan yang kuat.
Dudung menegaskan, Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan. Nilai-nilainya harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghargai perbedaan, tidak mudah membenci, mengedepankan musyawarah, membantu kelompok yang lemah, berlaku adil, dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.
Ia juga menyoroti pentingnya pengamalan Pancasila oleh aparatur negara. Menurutnya, semakin besar kewenangan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moralnya. Aparat harus tegas, tetapi tetap manusiawi; berani, tetapi tidak sewenang-wenang; serta menegakkan hukum dengan tetap menjunjung keadilan dan martabat manusia.
Dudung menegaskan bahwa Pancasila bukan milik satu lembaga, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Penguatannya menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah, sekolah, keluarga, tokoh masyarakat, TNI-Polri, media, dan seluruh elemen bangsa. (*)

























