Dari Pelosok Desa di Kepulauan Selayar, Alumni HMI Minta Masyarakat Terima Hasil Pilpres 2024

FOTO: Fahmi Rahman, Warga Desa Kalepadang, Bontoharu Selayar, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Alumni HMI UIN Alauddin Makassar. (Ist)
FOTO: Fahmi Rahman, Warga Desa Kalepadang, Bontoharu Selayar, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Alumni HMI UIN Alauddin Makassar. (Ist)
Advertisement

LEGIONNEWS.COM – SELAYAR, Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fahmi Rahman meminta semua pihak menerima kenyataan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden hasil pemilu 14 Februari 2024 lalu.

Fahmi Rahman adalah mantan mahasiswa fakultas Syari’ah UIN Alauddin Makassar era tahun 1992. Kini waktunya lebih banyak beraktivitas membangun sumberdaya masyarakat di Desa Kalepadang, Bontoharu Selayar, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

“Dari pelosok desa di kepulauan selayar saya berharap sekiranya masyarakat baik yang ada di Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya dapat menerima hasil Pilpres. Rakyat hari ini ingin hidup tenang, ekonomi di pedesaan bisa berjalan dengan baik,” ujar alumni HMI IAIN Alauddin Makassar ini kepada awak media. Senin (19/2/2024)

Dikatakannya hari ini masyarakat baik itu yang berada diberbagai pelosok pedesaan, terlebih di perkotaan digenggaman tangannya miliki gadget (Handphone). Untuk mendapatkan informasi pelaksanaan pemilu baru saja berlalu.

Advertisement

“Tidak bisa dipungkiri hari ini masyarakat kita yang ada di Indonesia, baik yang berada diberbagai pelosok pedesaan, terlebih di perkotaan digenggaman tangannya miliki Handphone (HP), Informasi itu sekarang cepat diterima masyarakat kita dan mereka sudah paham bahwa hasil pemilu 2024 pasangan nomor urut 2 Prabowo Gibran sebagai pasangan yang menang dalam Pilpres,” kata Fahmi.

Ditambahkan nya, sebagaimana hasil hitung cepat (Quick Count) yang merilis kemenangan mutlak Prabowo-Gibran di atas 50 persen patut dipercaya sebab transformasi peradaban teknologi ditambah dengan metode riset yang dilakukan oleh mereka para ahli di bidangnya.

“Saya rasa sudah sangat rasional untuk dipercayai, meski proses perhitungan di KPU harus melewati tahapan-tahapan sesuai perintah regulasi,” tutur alumni HMI ini.

“Faktanya kita lihat di berbagai platform media sosial (medsos), masyarakat banyak mengunggah video kemenangan Prabowo Gibran diberbagai TPS yang ada di indonesia. Itu ribuan unggahan video di medsos, bahkan di aplikasi tiktok bahkan saat perhitungan berlangsung banyak yang menggelar live di akun tiktok miliknya,” ungkap alumni mahasiswa fakultas syari’ah UIN Alauddin era tahun sembilan puluh dua lalu.

“Untuk itu, kita wajib mendukung realitas politik ini sebagai kemenangan ummat Islam, sebab mayoritas pemilih di NKRI beragama Islam,” katanya.

“Suara Bapak Prabowo Subianto dan Gibran adalah suara umat, apapun kurangnya, mereka berdua sudah mewakili kekuatan umat meski sebagian umat memberi pilihan politik ke Paslon 01 dan 03, Sebagai alumni HMI, saya berharap kita semua dewasa dalam menyikapi realitas ini, alumni HMI yang kebetulan punya dukungan lain sudah waktunya memberi apresiasi atas kemenangan Prabowo-gibran,” sambung Fahmi yang aktivitas nya selama ini juga dikenal sebagai pendakwah di kepulauan Selayar.

Dirinya juga menyampaikan selamat kepada H. Natsir Ali selaku Ketua TKD Kepulauan Selayar yang telah memenangkan mutlak pasangan capres cawapres nomor urut 2. (**)

Advertisement