Penanganan Karhutla oleh Pemerintah Kian Positif, Ketum Logis 08 Ajak Masyarakat Optimistis

0
Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo (Foto/Ist)**
Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo (Foto/Ist)**

JAKARTA – Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa pulau besar seperti Kalimantan, Sumatera, Papua dan Sulawesi yang mulai menunjukkan perkembangan positif di sejumlah indikator.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, menjaga optimisme, dan memberikan kepercayaan terhadap langkah pemerintah dalam mengendalikan kebakaran.

Anshar menegaskan, upaya pemerintah dalam menangani bencana membutuhkan dukungan dan kepercayaan masyarakat agar koordinasi, pemadaman, serta langkah pencegahan dapat berjalan secara maksimal.

Advertisement

Berdasarkan laporan Kementerian Kehutanan pada 9 Oktober 2026, jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi secara nasional tercatat turun dari 1.176 menjadi 387 titik dalam pemantauan harian. Meski demikian, pemerintah tetap mengingatkan bahwa kondisi setiap wilayah berbeda dan perkembangan kebakaran harus terus dipantau.

“Kita patut mengapresiasi setiap perkembangan positif dalam penanganan karhutla. Masyarakat perlu tetap tenang dan percaya bahwa pemerintah terus mengoptimalkan berbagai upaya. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar penanganan berjalan semakin efektif,” ujar Anshar dalam keterangannya resminya ke wartawan, Jumat (16/10).

Ia juga mengajak masyarakat tidak hanya menunggu penanganan dari pemerintah, tetapi ikut mengambil peran dengan tidak membakar lahan, segera melaporkan titik api, dan mengikuti arahan petugas di wilayah terdampak.

Menurut mantan Waketum DPP KNPI ini, kepercayaan kepada pemerintah harus disertai kepedulian bersama. Pemerintah perlu terus bekerja secara optimal, sementara masyarakat berperan menjaga lingkungan dan membantu mencegah kebakaran meluas.

“Jangan mudah panik, tetapi kita juga tidak boleh lengah. Mari mendukung langkah pemerintah, mengikuti informasi resmi, dan bergotong royong mencegah kebakaran. Harapan kita, penanganan semakin membaik, dampak terhadap masyarakat berkurang, dan kebakaran tidak kembali meluas,” tegasnya.

Anshar berharap penguatan penanganan karhutla terus berlanjut hingga seluruh wilayah terdampak terkendali. Ia juga mendorong agar upaya pemadaman diikuti pencegahan berkelanjutan dan perlindungan kesehatan warga, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Menurutnya, dalam menghadapi bencana, masyarakat perlu memperoleh informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi. Kepercayaan terhadap pemerintah juga perlu dibarengi dengan kepedulian bersama, termasuk mematuhi larangan membakar lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Anshar juga mendorong agar koordinasi pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, termasuk pengerahan petugas, pemanfaatan sarana pemadaman, serta perlindungan bagi warga yang terdampak asap.

“Dalam situasi seperti ini, mari kita perkuat persatuan dan gotong royong. Pemerintah terus berupaya, masyarakat ikut mendukung, dan semua pihak memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan. Kita berharap penanganan karhutla berjalan optimal dan masyarakat dapat terlindungi,” tutupnya. (**)

Advertisement