
LEGIONNEWS.COM – BULUKUMBA, Sebuah video viral berdurasi 2 menit 13 detik menampakkan sekelompok warga mayoritas pria memegang dua ekor ayam pejantan untuk diadu.
Dari dalam video viral itu, Nampak seorang pria menggengam uang pecahan Rp50 ribu rupiah yang diduga untuk aktvitas “Judi Sabung Ayam”.
Informasi yang berhasil dihimpun awak media kegiatan tersebut masih dalam rangkaian Festival Pinisi XVI 2026 Bulukumba yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kegiatan pabitte ayam itu berlangsung di lapangan Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Bulukumba.
Terkait itu awak media mengkonfirmasi hal tersebut ke Kapolsek Kajang, Iptu Andi Umar Nur, S.Pd.
Dalam penjelasannya, Kapolsek Kajang menyampaikan, Sebelumnya dirinya telah ditelpon Kepala Desa Tambangan, H. Thalib Senin (12/10/2026) lalu.
“Senin yang lalu memang saya di telpon oleh kepala desa tambangan bahwa ada rangkaian acara pestival pinisi, bahwa ada salah satu giat adat yaitu pabitte [sabung] ayam,” ujar Iptu Andi Umar. Kamis (17/10).
“Dan sudah saya sampaikan ke pak desa untuk tidak dilaksanakan dengan pertimbangan bahwa jangan sampai ada yang taruhan [Berjudi]. Lalu ada yang viralkan,” ucap Kapolsek Kajang itu.
Iptu Andi Umar menyampaikan belakangan ini kecamatan kajang selalu jadi sorotan terkait perjudian.
Untuk menghindari hal semacam itu, Iptu Andi Umar sebelumnya juga sudah menghubungi Camat Kajang agar tidak ada giat pabbitte ayam.
“Saya kaget karena [pabiite ayam] tetap dilaksanakan,” katanya.
Awak media telah menghubungi H. Thalib Kepala Desa (Kades) Tambangan, Namun kontak WhatsApp nya sedang tidak aktif.
Untuk diketahui Festival Pinisi XVI 2026 Bulukumba mulai digelar pekan ini, Kamis hingga Sabtu, 15-17 Oktober 2026.
Sejumlah kegiatan budaya, pertunjukan kesenian, hingga atraksi bahari disiapkan untuk memeriahkan agenda pariwisata unggulan Kabupaten Bulukumba tersebut.
Mengusung tema “Pengembangan Budaya untuk Peningkatan Ekonomi Pariwisata”, festival ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. (*)























