Putri Dakka Ungkap Pernah Jadi Korban PA’SOBIS Rp17 Miliar

0
ILUSTRASI: Pelaku Kejahatan Siber
ILUSTRASI: Pelaku Kejahatan Siber

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Politisi partai Nasdem Putriana Hamda Dakka atau Putri Dakka merespon penangkapan pelaku penipuan online “PA’SOBIS” baru baru ini oleh Polda Jawa Barat di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

“Tragedi dibalik PA’SOBIS
Saya pribadi punya pengalaman uang saya 17 millyard di sobis modus pemenangan dan sobis menyusup program kebaikan saya,
Aktor utama merancang secara masif menjatuhkan saya, tapi sayang seribu sayang GAGAL TOTAL ingat wijatoluwu tak gentar dengan tantangan iya berdiri cantik bersiul diatas badai,” tulis Putri Dakka di akun Facebook miliknya dikutip Kamis (27/8/2026).

“Selama 12 tahun, kami konsisten menjalankan berbagai program kebaikan dan berbagi kepada masyarakat dari berbagai lapisan. Karena keterbatasan waktu dan luasnya masyarakat yang ingin kami jangkau, komunitas serta media sosial menjadi wadah yang paling efektif untuk menghadirkan manfaat secara langsung.” tulis politisi partai NasDem itu.

Advertisement

“Program kami bukan sesuatu yang baru. Jauh sebelum terjun ke dunia politik, kami telah menjalankan berbagai kegiatan sosial secara rutin: memberikan kemudahan kepada sahabat Facebook melalui program untuk berbagai kebutuhan yang sulit dijangkau, membantu menyediakan ribuan kebutuhan dan perangkat elektronik dari tahun ke tahun, memberangkatkan umrah secara gratis bagi imam, guru mengaji dan muazin, membangun serta membantu pembangunan masjid, membantu masyarakat yang menghadapi penyakit kronis, memberikan santunan kepada sekitar 200 keluarga setiap minggu, hingga sedekah kambing bagi anak-anak yang melaksanakan aqiqah. Dan masih banyak program kebaikan lain yang dilakukan secara konsisten.” tulis unggahannya.

“Namun sejak saya memasuki dunia politik, sesuatu berubah.” katanya dalam unggahannya.

“Kebaikan yang dahulu dilakukan dengan ketulusan mulai menjadi sorotan. Ruang sosial yang seharusnya menjadi tempat menghadirkan manfaat justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sejak sekitar tahun 2024, dugaan modus Pa’Sobis mulai menyusupi program-program sosial yang kami jalankan. Nama saya, para admin, serta identitas program kebaikan diduga dimanfaatkan untuk membuat rekening atau kanal digital yang kemudian digunakan untuk merugikan masyarakat.” *** tulis akun @PutriDakka.

“Saya memilih untuk tidak membalas dengan kebencian. Saya memilih tenang, karena saya percaya bahwa setiap musibah selalu membawa pelajaran
Bahkan ketika persoalan itu sempat menimpa saya secara langsung, saya tidak memilih berhenti atau larut dalam kemarahan. Saya justru memilih mendalami persoalan tersebut secara akademik.”

“Di tengah situasi, saya menyelesaikan pendidikan S2 dan mengangkat tesis tentang penipuan online yang marak terjadi di Sulawesi Selatan. Saya mendalami fenomena tersebut bukan hanya dari sisi sosial, tetapi juga dari perspektif hukum, modus operandi, pola kejahatan digital, serta aspek perlindungan masyarakat,”

“Ketika mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan tersebut, yang paling saya pikirkan bukanlah bagaimana membalas mereka, tetapi bagaimana agar masyarakat tidak menjadi korban. Saya tetap berdiri membantu dengan hati yang lapang, meskipun harus menerima berbagai keluhan, tuduhan saya hanya tersenyum,sembari melihat secara nurani.karena saya percaya bahwa ketulusan tidak selalu membutuhkan pembelaan dengan suara keras,”

“Pa’Sobis mungkin bisa menyembunyikan jejaknya dengan sangat rapi dari manusia. Tetapi tidak ada satu pun yang tersembunyi dari pengawasan Allah SWT.”

“Saya percaya, ketika sebuah kebaikan dilakukan dengan ikhlas di jalan Allah kemudian dizalimi, Allah memiliki cara sendiri untuk membuka kebenaran. Tidak harus dengan cara yang kita rencanakan, tetapi pada waktu yang Allah kehendaki.”

“Saat ini satu indonesia membahas Pa’Sobis menjadi pembicaraan luas diseluruh indonesia.”

“Dan jika benar terdapat pihak yang secara sistematis merancang, mengatur, atau mengendalikan berbagai modus tersebut, maka publik berhak mengetahui siapa yang berada di baliknya ????????”

“Hari ini satu lagi yg Allah perlihatkan, Dibalik ke zoliman yang rapi Allah buka apa yang ditutup rapi manusia,” tutup unggahannya. (*)

Advertisement