
LEGIONNEWS.COM – NTT, Pasca gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Korps Brimob Polri bergerak cepat memperkuat penanganan bencana. Sebanyak 100 personel Korbrimob Polri Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda NTT dikerahkan untuk mendukung upaya pencarian, pertolongan, evakuasi, hingga pemulihan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
Kekuatan tersebut terdiri dari 91 personel Resimen II Pasukan Pelopor, 7 personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidkesjas), serta 2 personel Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Korbrimob Polri. Perkuatan pasukan dipimpin oleh Kombes Pol. Hasripuddin selaku Pamendal Korbrimob Polri BKO Polda NTT.
Mengawali kegiatan, pada Minggu (16/8/2026) pukul 07.30 WIT, seluruh personel melaksanakan apel pagi dan pengarahan. Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kekuatan serta pembagian ploting personel untuk memastikan setiap unsur siap menjalankan tugas di lapangan.
Tak hanya mengandalkan kekuatan personel, Korbrimob juga membawa berbagai peralatan SAR dan perlengkapan pendukung. Di antaranya helm SAR, carabiner, figure eight, life jacket, webbing, harness, tandu, kantong jenazah, chainsaw, tenda, tas medis, hingga dukungan komunikasi berupa Starlink, laptop, dan perangkat jaringan. Peralatan tersebut disiapkan untuk menghadapi berbagai kondisi medan dan kebutuhan penanganan bencana.
Pada pukul 10.00 WIT, Kombes Pol. Hasripuddin bersama Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri mengikuti rapat koordinasi dan pembahasan aksi cepat tindak lanjut penanganan pascagempa di Provinsi NTT. Rapat yang berlangsung di Aula Bupati Manggarai Barat tersebut dipimpin oleh Kementerian Dalam Negeri dan dihadiri sejumlah kementerian, lembaga terkait, serta Forkopimda Provinsi NTT.
Selanjutnya, pada pukul 12.45 WIT, pasukan mulai bergeser menuju sejumlah titik penanganan. Personel Korbrimob ditempatkan di wilayah hukum Polres Manggarai Timur, Posko Leda Urata, Sambi Rampas, serta wilayah hukum Polres Manggarai. Pergeseran ini menjadi bagian dari upaya mempercepat kehadiran personel di lokasi yang membutuhkan dukungan.
Di sisi lain, unsur Korbrimob juga turut hadir dalam kegiatan kemanusiaan bersama Forkopimda Provinsi NTT. Pada pukul 13.00 WIT, Kombes Pol. Hasripuddin bersama Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri mendampingi Forkopimda dalam kunjungan sekaligus penyaluran bantuan sosial kepada warga Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, yang terdampak gempa bumi.
Setelah menempuh perjalanan menuju wilayah hukum Polres Manggarai, semangat pengabdian personel Korbrimob tidak surut. Pada pukul 18.00 WIT, personel bersama seluruh peralatan dan perlengkapan SAR tiba di Polres Manggarai untuk melaksanakan konsolidasi, memastikan kesiapan kekuatan sekaligus mematangkan langkah penanganan di wilayah yang menjadi sasaran tugas.
Perkembangan penanganan bencana kemudian terus dikoordinasikan secara berjenjang. Pemantauan dilaksanakan melalui Zoom Meeting bersama Asisten Utama Operasi Kapolri Komjen Pol. Fadil Imran yang turut diikuti oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat. Dalam rapat tersebut dibahas rencana pergeseran kendaraan dapur lapangan (Randurlap) dan unit water treatment dari Satbrimob Polda NTB, Satbrimob Polda Bali, serta Satbrimob Polda NTT menuju sejumlah lokasi pengungsian masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi.
Dukungan tersebut disiapkan untuk memperkuat kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian, sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan secara terpadu dan berkelanjutan. Kehadiran personel dan peralatan dari berbagai satuan diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Gerak cepat Korbrimob Polri ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Dengan kekuatan personel, kemampuan SAR, dukungan kesehatan, teknologi komunikasi, serta dukungan peralatan lapangan, Korbrimob siap membantu mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascagempa di NTT. (*)
























