Jalan Aroepala Segera Dikerjakan, Didahului Pengerjaan Drainase

0
FOTO: Pengendara roda dua yang melintas sepanjang Jl. Aroepala dan Tun Abdul Razak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (17/11/2021)\. (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
FOTO: Pengendara roda dua yang melintas sepanjang Jl. Aroepala dan Tun Abdul Razak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (17/11/2021). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Jalan Aroepala merupakan jalan penghubung (Jl. Hertasning) kota Makassar dan kabupaten Gowa.

Saat musim penghujan di Jalan Aroepala ini terjadi kemacetan. Terutama di depan kampus Universitas Patria Artha sering terjadi genangan air sehingga memperlambat laju arus lalu lintas.

Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan, ZN Ahmad Wildani, menjelaskan bahwa sepanjang 1,8 kilometer Jalan Hertasning dan 1,8 kilometer Jalan Aroepala menjadi fokus penanganan pada Paket 1.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa Jalan Hertasning dimulai dari pertigaan Jalan AP Pettarani hingga eks Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Sementara dari titik tersebut hingga perbatasan Kabupaten Gowa merupakan bagian dari Jalan Aroepala.

“Kita perlu jelaskan, bahwa untuk Jalan Hertasning sepanjang 1,8 km sampai di eks Kantor Disdik itu sudah ditangani pengaspalan. Untuk selanjutnya sampai perbatasan Gowa itu juga masuk dalam Paket 1, dan akan ditangani,” ujar Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprov Sulsel dikutip dari laman website pemerintah provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Senin (30/3).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan Jalan Hertasning dilakukan melalui pengaspalan, sementara Jalan Aroepala menggunakan dua metode, yakni pengaspalan dan beton (rigid pavement).

“Kalau Hertasning pengaspalannya telah selesai, selanjutnya perbaikan pedestrian dan pembersihan saluran. Untuk Aroepala akan ditangani 1,8 km dengan dua macam penanganan yakni aspal dan beton. Belum dimulainya penanganan jalan di sana karena kita menunggu pengerjaan saluran terlebih dahulu, untuk salurannya menggunakan U-Ditch beton dan sementara dalam tahap pabrikasi,” jelasnya.

Penanganan Jalan Aroepala diawali dengan pembangunan saluran untuk memastikan kelancaran aliran air saat hujan serta mengurangi potensi kemacetan selama proses pengerjaan.

“Kita harap kesabaran masyarakat, dan mohon doa agar pengerjaan jalan Aroepala dapat berjalan lancar. Tentunya Bapak Gubernur memfokuskan jalan ini, karena termasuk LHR tinggi yang akan membantu konektivitas wilayah dan berpengaruh pada perekonomian masyarakat,” tuturnya. (*)

Advertisement