JAKARTA – LOGIS 08 menyatakan komitmennya untuk ikut mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai tujuan dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo, menegaskan bahwa program MBG yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan program kerakyatan yang sangat mulia karena bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah.
Menurut Anshar, program tersebut memiliki dampak besar terhadap masa depan generasi bangsa sehingga pelaksanaannya harus dijaga dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bersih dari penyimpangan.
Ia menuturkan bahwa dalam proses pelaksanaannya, program tersebut menghadapi sejumlah dinamika dan tantangan di lapangan, mulai dari kesiapan infrastruktur pendukung, tata kelola distribusi, kualias makanan, hingga pengawasan anggaran dari indikasi KKN.
“Program MBG adalah program yang sangat baik dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus dikawal bersama agar tidak ada celah bagi praktik KKN,” ujar Anshar dalam keterangannya.
Ia menegaskan LOGIS 08 siap menjadi bagian dari elemen masyarakat yang turut mengawasi dan memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
“Kami dari LOGIS 08 siap menjadi pengawal program MBG agar tercipta tata kelola yang baik, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.
Anshar juga menilai keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga pada komitmen semua pihak dalam menjaga integritas pelaksanaannya di lapangan.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan program tersebut agar benar-benar menjadi program kerakyatan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat Indonesia. (**)

























