
BULUKUMBA||Legion-news.com Manager Government and Interprise Service PT. Telkom Wilayah Makassar, Bambang A.V Rogito, bertemu Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba di ruang kerja Bupati, Jalan Jenderal Sudirman nomor 1, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Kamis, (16/6/2021).
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf didampingi Wakil Bupati (Wabup), Andi Edy Manaf, Keduanya menerima kedatangan Pimpinan Telkom Wliayah Makassar. Dalam kesempatan tersebut pihak PT. Telkom menyampaikan rencana pihaknya, memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Desa atau Simpel Desa, Atas rencana tersebut, mendapat respon langsung Bupati.
Perkembangan teknologi digital dewasa ini sudah semakin pesat, hampir seluruh aspek kehidupan sudah menjadikan teknologi digital sebagai instrumen utama, ucap Andi Muchtar Ali Yusuf dihadapan tamunya, Bambang A.V Rogito yang dtemani Kepala Cabang PT. Telkom Bantaeng-Bulukumba Abdul Rahman. Kamis, (16/6).
Selain itu ia menambahkan, jika teknologi digital penting dalam rangka memudahkan dan mempercepat tugas-tugas terutama bila diterapkan di lingkungan pemerintahan.
Kami di Pemerintah daerah sudah semestinya melakukan penerapan teknologi digital. “Sudah harus dilakukan tahun depan. ini tentunya dalam rangka menjadikan seluruh proses pelaksanaan kegiatan dapat dikontrol dalam satu sistem big data, termasuk di lingkup pemerintahan desa melalui aplikasi,” kata dia.
Saat dihubungi awak media, apakah rencana Simpel Desa, Akibat banyak terjadi kebocoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), “Ia itu salah satunya,” ujar Andi Utta
“Jadi diharapkan nantinya Simpel Desa ini dapat terintegritas dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terkait dengan sektor perpajakan. Apabila penerapan teknologi ini diterapkan tahun depan akan ada peningkatan nilai angka disektor perpajakan, itu sudah saya sampaikan saat pertemuan tadi pagi” ucapnya.
Andi Aswadi misalnya putra asal Bulukumba yang bermukim di Makassar mengatakan, “Kedepan sekiranya untuk peningkatan pendapatan disektor pajak bumi dan bangunan, pemerintah kabupaten misalnya membuat surat edaran Bupati. Misalnya setiap warga yang mengurus administrasi kependudukan harus melampirkan bukti telah melunasi PBB tahun berjalan, kata mantan aktifis UIN Alauddin Makassar ini.
Pun, “Alangkah baiknya bukti pelunasan PBB harus ber-barcode jadi susah untuk dipalsukan bukti pelunasan PBB tahun berjalan,” ucap pendiri Poros Pemuda Indonesia (PPI).
Hal yang sama juga disampaikan salah satu warga asal Bulukumba yang kini bermukim di Makassar, hari Selasa, (15/6/2021) lalu. Saya ke kantor Bapenda Bulukumba untuk membayar PBB rumah orangtua di Kelurahan Jawijawi, Kecamatan Bulukumpa. Untuk masa PBB Tahun 2014 dan 2015. “Saya punya bukti pembayaran PBB, Kebetulan saya ada urusan administrasi yang terkait dengan bisnis di Makassar, begitu saya ke Bapenda Bulukumba ternyata di tahun 2014 dan 2015 data di Bapenda saya belum membayar lunas PBB di dua tahun tersebut,” ungkapnya.
Pria yang enggan menyebut jati dirinya ini mengatakan, “Berarti diduga ada kebocoran karena sistem disana masih manual. Bila tahun depan bupati Bulukumba menerapkan Simpel Desa termaksud PBB nanti ada di dalamnya , saya yakin pendapatan Pemkab Bulukumba jauh lebih baik dari era Pemerintahan sebelumnya, karena itu tadi kebocoran di perpajakan khususnya PBB tidak mungkin terjadi lagi seperti yang saya alami saat ini,” Kesal dia.
Kembali ke pertemuan Bupati dan Pihak PT. Telkom. Dengan penerapan teknologi digital, monitoring mudah terkontrol, Para pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalan tugasnya hal yang sama juga dengan Pemerintahan desa. dapat dengan mudah termonitoring kegiatanya oleh Bupati, Wabup dan Sekertaris daerah (Sekda), ujar Andi Utta sapaan lain orang nomor satu di Butta Panrita Lopi ini.
Diketahui, kedatangan pihak PT. Telkom dalam rangka memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Desa atau Simpel Desa.
“Sistem ini bakal diterapkan tahun depan. Ini bentuk kerjasama Pemkab Bulukumba dengan Cabang PT. Telkom Bantaeng-Bulukumba,” tutur Kadis Kominfo Daud Kahal, yang didampingi Kabag Pemerintahan, Thayeb Maningkasi. (Let)























