Sudah Dikirim ke DPP: RP, Armin dan Patarai Masuk Bursa Sekertaris DPD I Golkar Sulsel

0
FOTO: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia saat memberikan surat diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS). (Ist)
FOTO: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia saat memberikan surat diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS). (Ist)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Terdapat 6 nama calon Sekertaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang diajukan ke DPP oleh Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Mereka diantaranya Rahman Pina (RP), Yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (periode 2024–2029).

Kemudian Armin Mustamin Toputiri, Mantan Koordinator Steering Committee (SC) Musda ke XI Parati Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel).

Advertisement

Senior partai partai golkar Sulsel, Arfandy Idris, Andi Zulkarnaen Latief (Icul).

Lalu ada nama Ketua Depidar SOKSI Sulsel, Andi Patarai Amir dan mantan pamong senior Sittiara.

Selain sekertaris, Terdapat 2 nama calon bendahara DPD I Golkar Sulsel, Mereka diantaranya Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham dan anggota Soksi Amirullah Nur Saenong.

Sebanyak 230 nama calon pengurus DPD I Sulsel, Yang telah dikirim ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar.

“Untuk pengurus sementara sudah dikirim 230 nama, Untuk sekretaris ada 6 orang,” ungkap Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih. Minggu (16/8/2026).

Keenam calon Sekertaris dan dua Bendahara DPD I Golkar Sulsel kata IAS tidak diragukan kapasitasnya.

“Figur ini saya tidak ragukan kapasitasnya,” katanya.

Secara presentase jumlah pengurus (Perempuan) terdapat 80 orang (30%) dari 230 nama calon pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel.

“Komposisinya, ada 80 orang [Perempuan] atau 30 persen dari 230 nama calon pengurus,” tutur IAS.

Dalam kepengurusan DPD I Golkar Sulsel, Terdapat kelompok milenial dibawa usia 50 tahun.

“Kita kedepankan yang muda-muda, ukurannya di bawah [usia] 50. Artinya tetap ada senior juga,” imbuh IAS.

“Sementara berproses, sudah kita ajukan ke DPP,” kata IAS. (*)

Advertisement