LEGIONNEWS.COM – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan bahwa Iran sudah siap menangani intrik AS yang bertujuan merusak ekonomi Iran, serta menyiapkan “banyak kejutan” untuk AS. Hari Senin kemarin (9/3).
Dalam unggahannya di medsos, Abbas Araghchi menyebut bahwa aksi militer yang dilancarkan AS kepada Iran dengan nama sandi “Epic Fury” adalah “kesalahan fatal”, ia juga menyebut bahwa invasi militer tersebut telah mendorong harga energi dan komoditas internasional ke “taraf yang tidak terjangkau”.
Araghchi mengatakan, AS sedang mencoba untuk menyerang fasilitas minyak bumi dan nuklir Iran, serta ingin mengendalikan guncangan inflasi yang besar dalam negeri AS.
Dia mengatakan bahwa Iran telah sepenuhnya siap, dan telah menyiapkan banyak kejutan.
Perwira senior Pasukan Garda Revolusi Islam Iran baru-baru ini menyatakan, Iran “masih belum menutup” Selat Hormuz, namun kapal-kapal milik AS dan Israel akan menjadi sasaran serangan Iran.
Warga Iran Gelar Pertemuan Akbar Nasional, Nyatakan Sumpah Setia kepada Pemimpin Tertinggi Baru
Warga Iran pada Senin (9/3) menghadiri pertemuan akbar di seluruh penjuru negeri untuk menyatakan sumpah setia kepada pemimpin tertinggi baru negara itu, Mojtaba Khamenei.
Pertemuan skala nasional yang digelar secara serentak di berbagai kota di Iran itu digelar hanya satu hari setelah Majelis Pakar Iran mengumumkan pengangkatan pemimpin tertinggi baru negara itu.
Di Teheran, ibu kota Iran, orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat bersama dengan para pejabat Iran berkumpul di Lapangan Enghelab yang ikonis.
Massa melambaikan bendera nasional Iran dan membawa foto pemimpin baru, serta mendiang pemimpin tertinggi Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel pada akhir bulan lalu. (*)























